Logo Saibumi

Pemprov Lampung Komitmen Bantu Warga Lampung Korban Perdagangan Orang

Pemprov Lampung Komitmen Bantu Warga Lampung Korban Perdagangan Orang

Rapat Koordinasi Gusus Tugas Pencegahan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang di Hotel Yunna, Bandar Lampung, Jumat 13 September 2019. | Foto: Eva Suryani/Saibumi.com

Saibumi.com,Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak berkomitmen untuk memulangkan segera warga Lampung yang menjadi korban perdagangan orang di wilayah Kepulauan Riau.
 
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bayana usai acara Rapat Koordinasi Gusus Tugas Pencegahan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang yang dilaksanakan di Hotel Yunna, Bandar Lampung, Jumat13 September 2019.
 
Menurut Bayana, dalam satu bulan terakhir, Dinas Pemberdayaan Peremmpuan dan Perlindungan Anak telah menerima dua laporan terkait kasus perdagangan orang di Kepulauan Riau. Namun pihaknya enggan merinci identitas korban tersebut.
 
"Setelah mendapatkan laporan, kita koordinasi dan ini terjadinya di Kepulauan Riau, Dinas PPPA Lampung sudah MoU dengan Dinas PPPA Riau, dan segera akan proses pemulangan dan pengembalian korban," ujar Bayana kepada awak media.
 
Bayana yang juga Mantan Kepala Biro Humas Protokol Pemprov Lampung ini mengatakan pihaknya berkomitmen mengusut setiap kasus perdagangan orang yang melibatkan warga Lampung.
 
"Kami akan menggandeng Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, lembaga masyarakat pemerhati anak, serta kepolisian agar menyamakan gugus tugas sesuai bidang penanganan kasus perdagangan orang," tambah Bayana.
 
"Kita juga mengimbau, bagi tenaga kerja yang akan keluar daerah harus ke luar harus dibekali kemampuan yang mempuni dan minimal mengenyam pndidikan 12 tahun dan dibekali juga keterampilan untuk memasuki dunia kerja," pungkasnya.
 
Menurut Bayana kasus perdagangan orang biasanya dilatarbelakangi kurangnya kemampuan tenaga kerja yang tidak profesional. Akhirnya kerap disalahgunakan dan diarahkan untuk bekerja di tempat-tempat terlarang atau diperbudak orang.
 
"Saya menghimbau OPD terkait untuk sama-sama bersinergi untuk memperketat dan membekali seluruh masyarakat yang ingin bekerja ke luar dan memiliki kapasitas yang mumpuni dan kapasitas yang baik," ujarnya.
 
Bayana juga menghimbau masyarakat untuk selalu peka melihat tawaran  tertentu dan mempelajari legalitas pihak yang mengajak bekerja, agar tidak terjebak dalam perdagangan orang.
 
"Masyarakat harus meningkatkan kepedulian untuk mensosialisasikan waspada apapun bentuk penawaran apalagi iming-iming gaji tinggi," pungkasnya. (*)
 
Laporan Reporter Saibumi.com: Eva Suryani 
 

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong