Logo Saibumi

Herman HN Larang Warga Selfie di Mural Underpass Unila

Herman HN Larang Warga Selfie di Mural Underpass Unila

Walikota Bandar Lampung Herman HN. | Foto; Siska Purnama Sari/Saibumi.com

Saibumi.com, Bandar Lampung - Walikota Herman HN meminta agar masyarakat Bandar Lampung tertib berlalu lintas selama penutupan arus di underpass Unila.

Bahkan, setelah pengerjaan mural selesai dan pemblokiran  jalan tersebut dibuka nanti, orang nomor satu di Kota Tapis Berseri ini juga melarang pengendara berhenti di area tersebut untuk berswafoto (selfie).

"Boleh foto sambil lewat, tapi jangan berhenti di pinggir jalan, bahaya," kata Herman, Kamis 12 Sepetember 2019 di kantornya.

Herman juga tidak memberikan ijin adanya gelaran car free day dengan alasan ketertiban lalu lintas.

"Nggak bisa ditutup itu jalan utama," terangnya.

Herman ingin adanya lukisan mural menjadikan underpass sebagai ikon Kota Bandar Lampung. Di dalam gambar tersebut banyak makna yang melambangkan kekayan bahari di Lampung.

"Dengan ini kita menjual wisata Lampung terutama di daerah Pesawaran, Daerah Pesisir Barat dan Kalianda. Kita ingin menjual wisata Lampung yang baik," ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Bandar Lampung M. Yudhi menjelaskan bahwa sejumlah masyarakat mempertanyakan apakah nantinya diperbolehkan berswafoto dan menggelar car free day di underpass setelah pengerjaannya selesai.

"Ya memang banyak yang antusias ingin berfoto di lokasi ini, namun kalau saya tidak bisa memberikan kebijakan tersebut, langsung bisa ditanyakan Bapak Walikota. Kita akan menjalani jika ada perintah dari Pak Wali," pungkas Yudhi.

Laporan Reporter Saibumi.com: Siska Purnama Sari

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong