Logo Saibumi

PT LIP Klarifikasi Terkait Dugaan Penambangan Pasir di Kawasan Gunung Anak Krakatau

PT LIP Klarifikasi Terkait Dugaan Penambangan Pasir di Kawasan Gunung Anak Krakatau

Peta Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi PT. Lautan Indonesia Persada/Foto: ist

Saibumi.com, Bandar Lampung – Beberapa hari terakhir ini, masyarakat Lampung dihebohkan dengan video viral tentang dugaan kapal penambang pasir milik PT. LIP yang melakukan penyedotan pasir di wilayah Gunung Anak Krakatau (GAK).

Menanggapi video viral tersebut, Wakil Kepala Cabang PT. LIP Eko Sutedi membantah telah melakukan penyedotan pasir di wilayah tersebut.

”Kami tidak pernah bekerja/menambang pasir laut di kaki Gunung Anak Krakatau, karena lokasi kami jaraknya 20 mil dari Gunung Anak Krakatau, “ujar Eko Sutedi saat melakukan klarifikasi di Kantor media online saibumi.com, Selasa, 10 September 2019.

Eko menjelaskan, bahwa PT. LIP telah memiliki beberapa surat izin resmi mengenai kegiatan penambangan pasir yang dikeluarkan secara resmi. Diantaranya izin lingkungan yang dikeluarkan oleh Gubernur Lampung pada tahun 2015 dengan nomor: G/130/II.05/HK/2015.. Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi Pasir Laut dengan nomor: 540/3710/KEP/II.07/2015 yang dilampiri dengan Koordinat serta gambar lokasinya, Sertifikat Clear and Clean dengan nomor: 1223/MIN/46/2016, Surat Keputusan Direktur Jendral Perhubungan Laut (SIKK) dengan nomor: A.63/AL.324/DJPL tanggal 21 Januari 2019 yang mengenai tentang persetujuan komitmen untuk melaksanakan pekerjaan/pengerukan pertambangan pasir laut.

Lanjut Eko, PT. LIP akan selalu berkomitmen melakukan penambangan pasir laut sesuai dengan titik koordinat yang telah ditentukan. ”Kami, PT LIP akan bekerja menambang pasir laut di titik koordinat yang telah ditentukan oleh Pemda Tingkat I Lampung, yaitu di Selat Sunda, “jelasnya.

Menurut daftar koordinat wilayah izin usaha pertambangan milik PT. LIP yang ditunjukkan kepada pihak saibumi.com menerangkan bahwa nama pemohon adalah PT. Lautan Indonesia Persada, berlokasikan di Propinsi Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, Kecamatan Rajabasa, memiliki luas wilayah 1000 Hektar, dengan komoditas pasir laut (batuan), kode wilayah: 180003 2011 01 003, dan tahap kegiatan Operasi Produksi. (*)

Laporan Reporter Saibumi.com : Deki Syaputra

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong