Logo Saibumi

Kapal Pesiar Tak Bertuan Milik Asing Ditemukan Nelayan di Lampung Timur

 Kapal Pesiar Tak Bertuan Milik Asing Ditemukan Nelayan di Lampung Timur

Polisi menunjukkan kapal pesiar milik asing yang terdampar. Foto Dok Saibumi.com

Saibumi.com, Lampung Timur - Nelayan menemukan kapal terdampat di perairan laut Kecamatan Labuhanmaringgai, Lampung Timur (Lamtim).

Menurut salah satu nelayan Kualapenet Desa Margasari, Labuhanmaringgai, kapal jenis pesiar itu diketahui mengapung di tengah laut sejak Jumat 6 September 2019. Namun, pada saat kapal pesiar itu terdampar di pinggir laut tidak ditemukan satu pun penumpang.

"Kami lalu menghubungi kepolisian terdekat, karena kapalnya tidak bertuan," kata seorang nelayan setempat, Selasa, 10 September 2019.

Menurutnya, kodisi kapal dalam keadaan baik. Para nelayan menemukan sejumlah foto dan identitas warga negara asing (WNA). Saat ini kondisi kapal sudah dipasang garis polisi (police line).

"Sebelum bersandar, nelayan dibantu polisi menyeret kapal itu ke pinggir laut," ujarnya.

Direktur Polairud Lampung, Kombes Pol Usman HP membenarkan adanya penemuan kapal pesiar yang diduga berasal dari kapal asing yang berlayar masuk ke wilayah perairan Indonesia.

Dirpolairud kata dia, telah menugaskan Kasubid Patroli AKBP Mukhlis beserta tim untuk melakukan evakuasi kapal ke Bandar Lampung.

“Kondisi kapal saat ini kandas dan menunggu air pasang supaya dapat dievakuasi,” kata Kombes Pol Usman, Selasa, 10 September 2019 malam.

Tim Intel air Gakkum Polairud kata dia, telah diturunkan untuk melakukan penyelidik terhadap peristiwa penemuan serta asal-usul kapal.

Diketahui, nelayan Kuala Penet, Ali Nakhoda KM Marvel sedang mencari ikan di laut luar Sungai Burung, melihat kapal berwarna putih yang terlihat mengapung-ngapung, dan dalam keadaan mati mesin.

Temuan kapal tanpa awak di perairan luar kelip Sungai Burung tepatnya 8 mil dari pesisir sungai Burung Tulangbawang, pada Jumat, 6 September 2019 sekitar pukul : 12.00 WIB.

Saat ditemukan, dinaiki oleh nelayan, ternyata tidak ditemukan dan dilakukan pemeriksaan seputar kapal, tidak ditemukan adanya awak kapal di atas kapal tersebut.

Kemudian, Ali dan Ami anak buah kapal (Abk), memutuskan untuk menarik kapal tersebut ke pinggir pancer Kuala Penet, serta melaporkan ke Satuan Pangkalan Kapal Polairud Kuala Penet Lampung Timur.

Lalu, Brigpol Joko Komandan Kapal Polairud XXV 1007, bersama Ali dan Ami melakukan pengecekan ke kapal tersebut, didapati bagian dalam kapal dalam keadaan berantakan. Dari hasil pemeriksaan didapatkan berbagai petunjuk dan telah mengamankan dokumen debagai petunjuk bahan penyelidikan lanjut, serta asal-usul kapal pada Selasa, 10 September 2019.

Kapal sedang diupayakan untuk dimasukkan ke dalam Sungai Kuala Penet untuk mempermudah pengawasan, dan masih terkendala kandas di pancer Kuala Penet. (red)

 

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong