Logo Saibumi

Ketua PMII Lamteng Sebut Konkorcab VII PKC PMII Lampung Hilang Makna

Ketua PMII Lamteng Sebut Konkorcab VII PKC PMII Lampung Hilang Makna

Foto/Istimewa

Saibumi.com, Lampung Tengah - Ketua Umum PC PMII Lampung Tengah (Lamteng) Muhammad Muflihudin menyatakan kekecewaannya atas pelaksanaan Konferensi koordinator Cabang (Konkoorcab) VII PKC Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lampung, yang digelar di Lampung Tengah (Lamteng) 8 September 2019.

Pasalnya pelaksanaan berlangsung panas, alot dan diwarnai pengepungan oleh masing-masing pendukung calon ketua. Muflih menyebut Konkoorcab VII PKC PMII adalah "Konkoorcab Yang Hilang Makna"

Konkoorcab yang dimulai pada Jum'at, 6 September 2019, yang sedianya digelar di Pondok Pesantren Darussa'adah, Mojo Agung, Seputih Jaya, Gunung Sugih, akhirnya pindah ke Gedung Sesat Agung Nuwo Balak dan dilaksanakan pada 8 September 2019.

Permusyawaratan berlangsung alot, ketegangan demi ketegangan terus terjadi ,masa dari masing masing calon mengepung lokasi permusyawaratan yang membuat suasana semakin tak menentu.Kepentingan demi kepentingan juga mewarnai perebutan kursi utama kepemimpinan PMII se Provinsi Lampung ini.

"Bagi Saya, Konkoorcab VII PKC PMII Lampung adalah Konkoorcab yang hilang Makna. Hal tersebut dapat dilihat dari apa yang dilakukan para mayoritas peserta setelah pemilihan yang semestinya dilanjutkan dengan sidang komisi,"akunya Selasa 10 September 2019.

Muflih menilai ketidak mampuan para calon untuk menjaga konsistensi para pendukungnya untuk beradu gagasan program di sidang komisi adalah indikasi utama bahwa Konkoorcab VII PMII Lampung adalah Konkoorcab yang hilang makna.

Seharusnya lanjutdia forum ini adalah ruang adu gagasan, adu program, adu komitmen dan prinsip kepemimpinan."Setidaknya begitulah semestinya. Idealitas sebuah forum permusyawaratan tingkat Provinsi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia"tegasnya.

Hal senada diutarakan Sekretaris Umum PC PMII Lampung Tengah, Syarif Hidayatullah. Menurutnya, kejadian itu menjadi catatan sejarah yang amat jauh dari kata baik dalam konkorcab ke VII PMII Provinsi Lampung, dimana mayoritas kader kader PMII se Provinsi Lampung yang menjadi utusan dari masing-masing cabang hanya mampu memaknai konkoorcab sebagai musyawarah tertinggi untuk memilih ketua saja.

"Asal terpilih, asal menang, program dan gagasan tak di anggap penting dengan ditinggalkan nya forum sebelum terselenggaranya sidang komisi" sesal Syarif

Namun secara umum, Keluarga Besar PC PMII Lampung Tengah tetap tak pupus harapan."Semoga mandataris Ketua PKC PMII Lampung yang terpilih, Ahmad Hadi Baladi Ummah (Bandar Lampung), tetap bisa menjaga pemahaman bahwa PMII se Provinsi Lampung Tetap Satu. Euforia dua tahunan ini pasti terjadi, jangan sampai merusak bingkai kekeluargaan Sahabat PMII se Provinsi Lampung,"ujarnya.

Disisi lain, pihaknya juga mengapresiasi pada calon ketua PKC yang belum terpilih yakni Riki Andrianto(metro), Aris Tama (Lampura) dan Hisbullah (Bandar Lampung).

"Mari pulang, pulang ke komisariat dan rayon di cabang masing masing, karena disanalah ruang idealitas lebih bisa diterima dan ditanamkan dalam bumi Kaderisasi."pungkasnya. (*)

Laporan Reporter Saibumi.com Sansurya

 

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong