Logo Saibumi

LKiP Menduga Ada Calon Rektor Universitas Lampung Gunakan Segala Macam Cara

LKiP Menduga Ada Calon Rektor Universitas Lampung Gunakan Segala Macam Cara

Foto: Ilustrasi/Istimewa

Saibumi.com, Lampung - Lembaga Kajian Pendidikan (LKiP) mendapat informasi dari Jakarta jika sudah ada upaya-upaya salah satu kandidat atau calon rektor (Carek) Universitas Lampung (Unila), yang diduga melakukan segala macam cara untuk mendapatkan posisi rektor.

Hal itu diungkapkan Direktur Lembaga Kajian Pendidikan (LKiP), Asroni Paslah, melalui siaran pers ke Saibumi.com, Senin, 9 September 2019.

Sebab itu, dia mendesak Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) untuk tetap profesional, dalam memilih rektor Unila.

Diketahui, pemilihan rektor Unila yang memasuki putaran kedua akan memilih satu di antara tiga calon rektor Unila yang lolos pada putaran pertama, yakni Prof. Dr. Bujang Rahman, Prof. Dr. Karomani, dan Prof. Dr. Muhammad Kamal.

Rencananya pemilihan akan dilakukan pada pertengahan September 2019 ini.

“Kami berharap pemilihan rektor Unila putaran kedua yang rencananya akan dilaksanakan pada pertengahan September 2019, tidak terjadi kecurangan di dalamnya,” kata Asroni.

Dia juga berharap dalam pemilihan rektor bisa transparan dan tidak terjadi lobi-lobi antara kementerian dan para calon rektor. Sebab, hal itu akan menciderai kewibawaan kampus Unila.

“Jangan ada lobi-lobi yang terjadi, dan jangan ada 'money politics' alias mahar-maharan atau kongkalikong antar figur calon rektor dan kementerian. Itu akan merusak citra kampus Unila,” imbau Asroni.

Dijelaskan, pada putaran pertama sudah berjalan lancar, aman, dan terkendali.

"Walaupun ada riak-riak aksi mahasiswa, namum hal tersebut bisa dipahami. Kami berharap putaran kedua mendatang tetap terkendali dan kondusif,” harap Ansori.

Dalam pemilihan rektor Unila putaran kedua mendatang, pihaknya akan hadir untuk melakukan pengawasan dan pantauan langsung.

“Hal itu dilakukan karena kami ingin menyelamatkan Unila, untuk tetap menjadi kampus yang bermartabat, berwibawa, dan berintegritas, sesuai harapan masyarakat Lampung, dan civitas akademika Unila,” ungkap Asroni.

Pihaknya meminta kepada KPK bagian penindakan dan siber pungli, untuk melakukan penyadapan serta pemantauan langsung dalam pemilihan rektor tersebut.

“Dengan hak veto 35 persen suara yang akan diberikan kemenristekdikti kepada calon rektor, kami berharap benar-benar bersih serta sesuai harapan masyarakat Lampung,” pungkas Ansori. (rilis)

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong