Logo Saibumi

Mural Underpass Tanjung Karang - Rajabasa Mulai Dikerjakan, Arus Lalu Lintas Ditutup

Mural Underpass Tanjung Karang - Rajabasa Mulai Dikerjakan, Arus Lalu Lintas Ditutup

Foto: Siska/Saibumi.com

Saibumi.com, Bandar Lampung - Untuk memperindah dinding underpass di Jalan ZA Pagar Alam, Rajabasa, Bandar Lampung, pemkot setempat melukis mural.

Mural adalah cara menggambar atau melukis di atas media dinding, tembok atau permukaan luas yang bersifat permanen lainnya.

Selama pengerjaan mural tersebut, arus lalu lintas dari Tanjung Karang ke Terminal Rajabasa ditutup sementara.

Penutupan satu jalur jalan bawah tanah itu dilakukan hingga 15 hari ke depan.

Hal itu sesuai instruksi Wali Kota Bandar Lampung, Herman HN, yang mengatakan jika menggambar mural underpass diberi tenggang waktu selama dua pekan.

"Pak wali kota memberi waktu dua minggu. Tapi kami minta kebijakan, misalkan kami belum bisa finishing kami minta pertambahan waktu," ujar Koordinator Seniman Mural, Damsi, Sabtu, 7 September 2019.

Namun, jika dalam proses finishing seniman melewati batas lebih dari 15 hari, maka jalur tersebut akan dibuka demi kepentingan umum.

"Tapi underpass-nya tidak ditutup lagi. Jadi penutupan underpas ini cuma 15 hari," ungkapnya.

Untuk menyelesaikan lukisan dalam 15 hari, sebanyak 50 seniman gabungan dari tujuh komunitas seniman lukis se-Lampung akan berbagi tugas.

"Sebanyak 50 seniman dari komunitas Kuas Lampung yang ada di sini. Nantinya akan dibagi menjadi dua shift dan mengerjakan sesuai tupoksinya," ujar Damsi.

Dijelaskan, melukis mural mulai dilakukan Sabtu pagi dengan menerjunkan 25 seniman mural, yang bekerja mulai pukul 09.00 WIB sampai 17.00 WIB. Lalu dilanjutkan 25 seniman lainnya dari pukul 19.00 WIB hingga 04.00 WIB.

"Dalam teknis pelaksanaannya kita atur jadual, karena memang kita dituntut 24 jam mengerjakan, sehingga waktu yang diberikan kami gunakan semaksimal mungkin. Untuk 25 pelukis dari pagi sampai sore dan 25 pelukis lainnnya mulai sore sampai subuh," kata Damsi.

Pantauan di lokasi, aktivitas pemblokiran jalan tersebut mengakibatkan kemacetan, khusunya dari Tanjung Karang menuju Terminal Rajabasa.

Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Bandar Lampung, M Yudhi, telah menghimbau kepada masyarakat agar memilih jalan alternatif, terutama di jam-jam pergi dan pulang kantor.

"Ada penutupan jalan, khususnya sekitar underpass depan Unila. Harap menghindari jalan tersebut pada jam-jam sibuk," imbaunya melalui pesan WhatsApp. (Siska)

 

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong