Logo Saibumi

Program Smart City, PGN-Pemkot Yogyakarta Tandatangani Kerjasama Pemanfaatan Gas Bumi

Program Smart City, PGN-Pemkot Yogyakarta Tandatangani Kerjasama Pemanfaatan Gas Bumi

Foto IST

Saibumi.com, Yogyakarta – Untuk mewujudkan program _smart city_ di wilayah Kota Yogyakarta, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) hari ini menandatangani nota kesepahaman dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta dalam penyediaan infrastruktur dan pemanfaatan gas bumi di kota ini.

Penandatangan kerjasama ini dilakukan oleh Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti dan Direktur Utama PGN, Gigih Prakoso di ruang Nakula, Pemkot Yogyakarta. Hadir dalam kesempatan ini jajaran manajemen PGN dan para pejabat di lingkungan Pemkot Yogyakarta.

Direktur Utama PGN, Gigih Prakoso menyatakan, kerjasama dengan Pemkot Yogyakarta ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang PGN untuk memperluas pemanfaatan gas bumi di wilayah-wilayah yang belum terjamah energi baik gas bumi. Melalui kerjasama dengan Pemkot Yogyakarta, PGN berharap akan lebih banyak masyarakat dan pelaku usaha yang dapat menikmati manfaat gas bumi sebagai energi yang ramah lingkungan, efisien dan diproduksi di dalam negeri.

"Kami menyampaikan terima kasih atas pilihan Pemkot Yogyakarta terhadap penggunaan gas bumi dalam menunjang program smart city di Yogyakarta. Ini akan menjadi langkah awal kita bersama untuk menjadikan Yogyakarta semakin Istimewa sebagai kota pelajar dan budaya, yang nyaman huni dengan lingkungan yang bersih melalui pemanfaatan energi baik gas bumi," kata Gigih dalam sambutannya di Yogyakarta, Senin, 2 September 2019.

Gigih menyampaikan dalam rilisnya!, saat ini PGN mendorong anggota Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Kota Yogyakarta dan sejumlah usaha UMKM untuk menggunakan gas bumi dalam operasionalnya. Dari hasil evaluasi yang dilakukan, penggunaan gas bumi terbukti lebih efisien dan memberikan banyak manfaat dalam meningkatkan daya saing anggota PHRI di nasional dan UMKM yang telah memanfaatkan gas bumi sebagai energi dioperasional mereka seperti halnya salah satu produsen bakpia di Yogyakarta.

"Kami akan semakin bersemangat untuk terus membangun berbagai infrastruktur gas di kota yang bersejarah ini. Dengan dukungan dari Bapak Wali Kota Yogyakarta. Kami optimis dapat mendukung terwujudnya program _Smart City_ yang berbasis pada energi baik gas bumi," ujar Gigih.

Lebih lanjut Gigih menyatakan, PGN telah mengembangkan layanan PGN 360 _Degree Integrated Solution_ untuk mengoptimalkan layanan pelanggan. Melalui layanan ini PGN memberikan layanan penggunaan gas bumi dari hulu hingga hilir. Seperti, menyediakan gas bumi dalam bentuk _Compressed Natural Gas_ (CNG), jaringan pipa gas bumi dan LNG yang tersebar di berbagai kota.

Dalam mewujudkan penyediaan energi gas bumi, PGN akan membangun berbagai infrastruktur di berbagai daerah seperti membangun jaringan pipa distribusi sepanjang 500 km, pipa transmisi 528 km, tujuh _Liquified Natural Gas_ (LNG) _filling station_ untuk truk / kapal, lima FSRU, 3,59 juta sambungan rumah tangga, dan 17 LNG guna mensuplai kebutuhan berbagai segmen konsumen.

PGN juga akan mendukung terwujudkan program Pemerintah membangun jaringan gas (Jargas) sebanyak 4,7 juta sambungan hingga tahun 2025. Dimana tahun ini PGN menargetkan mampu membangun 78.216 sambungan. Saat ini PGN sedang dalam penyelesaian proyek pipa gas dari Gresik ke Semarang sepanjang 267 km.

"Kita harapkan jaringan tersebut selain memasok gas ke PLTGU Tambak Lorok di Semarang juga akan mengalirkan gas ke berbagai segmen pasar di Jawa Tengah dan juga Yogyakarta. Harapan kami gas bumi PGN akan semakin menciptakan pemerataan ekonomi sebagaimana komitmen dan tujuan pemerintah,” imbuh Gigih.

Untuk mengembangkan program _smart city_ yang sekarang banyak dilakukan sejumlah daerah, PGN juga memiliki jasa layanan di bidang jasa telekomunikasi dan ICT, yaitu PT PGN Telecommunication Nusantara (PGASCOM).

Anak perusahaan tersebut saat ini telah melayani kebutuhan jaringan interkoneksi di sejumlah wilayah di Indonesia. Sebagai penyedia jaringan fiber optik (FO), PGASCOM telah memiliki pengalaman dan telah mengoperasikan jaringannya mulai dari Singapura dan Jakarta sampai kota-kota besar lainnya di bagian barat Indonesia.

PGASCOM juga memberikan layanan business solution dan managed services yang dapat digunakan oleh semua perusahaan dari kelas _Large Corporation_ sampai ke _Small Medium Enterprise_ (SME).

“Sebagai kota pelajar dengan potensi SDM dan berbagai inovasinya, terwujudnya Yogyakarta sebagai _Smart City_ akan semakin menempatkan Yogyakarta sebagai kota terdepan di Indonesia. PGN akan mendukung langkah Pemkot mewujudkan program _Smart City_ di Yogyakarta,” ungkap Gigih.

Wali Kota Yogyakarta, Drs. H. Haryadi Suyuti menyambut baik komitmen PGN dalam mendukung Pemkot Yogyakarta untuk menunjang program smart city melalui pemanfaatan gas bumi. Penggunaan gas bumi yang terbukti ramah lingkungan, efisien dan aman, diharapkan akan semakin meneguhkan Yogyakarta sebagai kota nyaman huni dan pusat pelayanan jasa yang berdaya saing kuat untuk keberdayaan masyarakat dengan berpijak pada nilai keistimewaan.

“Progam _Smart City_ merupakan salah satu prioritas Pemkot Yogyakarta untuk menciptakan kota ini agar semakin nyaman huni, sehingga wisatawan dapat berlama-lama tinggal di Yogyakarta.  Hal ini tentu akan menjadi salah satu pendorong ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Yogya," jelas Haryadi.

Haryadi menambahkan, sebagai tindak lanjut dari kerjasama dengan PGN, Pemkot Yogyakarta akan mendorong terciptanya perizinan yang memberi kemudahan pembangunan infrastruktur gas dibangun di Yogyakarta. Haryadi juga menyatakan, pemanfaatan gas bumi di Yogyakarta juga merupakan bagian dari komitmen Pemkot untuk mengurangi ketergantungan pada energi impor, baik minyak bumi maupun elpiji yang selama ini dikonsumsi masyarakat dan pelaku usaha.

"Kami juga ingin mengajak agar masyarakat Yogyakarta tidak memperbesar penggunaan energi impor. Dengan meluasnya pemanfaatan gas bumi, sesungguhya kita juga ikut serta dalam menciptakan kemandirian energi nasional. Itu yang harus terus kita perjuangkan," tegas Haryadi.

Tentang PGN

PGN adalah perusahaan milik negara yang dibentuk oleh Pemerintah Republik Indonesia dengan tujuan untuk membangun ekonomi nasional dengan mengutamakan kebutuhan rakyat menuju masyarakat yang adil dan makmur materiil dan spiritual, sebagaimana dinyatakan dalam dasar hukum dilahirkannya PGN sesuai Pepres No. 19 tahun 1965.

_Sebagai upaya peningkatan transparansi dan kemudahan mendapatkan dana untuk pengembangan infrastruktur gas, pada tahun 2003 Pemerintah atas persetujuan DPR mengambil langkah untuk menjadikan PGN sebagai perusahaan terbuka yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI)._

Seiring dengan berjalannya waktu, mulai tahun 2018, Pemerintah Republik Indonesia mengamanatkan pembentukan holding BUMN migas dengan menjadikan PGN sebagai anak usaha PT Pertamina (Persero). Sekaligus menetapkan PGN sebagai subholding gas yang diberikan kewenangan untuk mengelola infrastruktur dan seluruh aset milik PT Pertamina Gas dalam menjalankan bisnisnya.(*/Konten Khusus)

#

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong