Logo Saibumi

Kemarau, Peternak Ikan Air Tawar Lambar Merugi Hingga Ratusan Ton

Kemarau, Peternak Ikan Air Tawar Lambar Merugi Hingga Ratusan Ton

Peternak ikan air tawar yang ikut merugi karena kolam mengalami kekeringan | Foto: Istimewa

Saibumi.com, Lampung Barat - Dampak kemarau yang berkepanjangan mengakibatkan peternak ikan air tawar merugi hingga ratusan ton.

Seperti peternak ikan air tawan di Kecamatan Sumberjaya, Kebuntebu dan Air Hitam, Lampung Barat (Lambar).

Saat ini, mereka kewalahan dengan berkurangnya debit air, sehingga budidaya ikan yang mereka lakukan turun drastis.

Asosiasi Pengusaha Perikanan (APP) Lambar, Ana Sumarna, mengatakan, petani di tiga kecamatan yang membudidayakan ikan, saat ini mengeluh dengan kecilnya debit air, hingga ikan berkurang.

"Ada beberapa area kolam pembesaran milik pembudidaya yang tidak dapat melanjutkan pemeliharaan ikan, karena tidak ada stok air yang mengaliri kolam. Kebanyakan kolam milik pembudidaya dengan skala besar," kata dia, Rabu, 28 Agustus 2019.

Dijelaskan, total penurunan produksi ikan nila akibat musim kemarau berkisar di angka100 ton lebih.

Imbasnya, banyak pesanan ikan, terutama jenis ikan nila di beberapa daerah yang tidak dapat terpenuhi seperti biasanya.

"Yang jelas banyak faktor yang mengakibatkan kondisi kekeringan seperti ini. Selain saluran air yang tidak berfungsi baik, juga debit air dari hulu sangat kecil. Kami berharap kepada seluruh elemen masyarakat agar mencintai alam dan melestarikan hutan. Jika sudah begini, petani ikan bisa berpenghasilan rendah," ujar Ana. (*)

Laporan Reporter Saibumi.com: Edi Saputra

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong