Logo Saibumi

Dinas PUPR Lampung Barat dan Rekanan Tinjau Jalan Rusak di Pekon Kenali

 Dinas PUPR Lampung Barat dan Rekanan Tinjau Jalan Rusak di Pekon Kenali

Tim Dinas PUPR Lambar, saat meninjau pembangunan jalan lingkar Pekon Kenali, Belalau | Foto: Edi Saputra/Saibumi.com

Saibumi.com, Lampung Barat – Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Lampung Barat meninjau ruas jalan yang dikeluhkan warga setempat, Selasa, 27 Agustus 2019.

Sebelumnya, warga mengadu pada salah satu Anggota DPRD Lampung Barat, Erwin Saputra

Kabid Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman DPUPR Ahmad Ahnuh mengatakan,  keluhan yang disampaikan salah satu anggota dewan itu, merupakan koreksi bagi pihaknya dan rekanan, karena tanpa adanya koreksi pihaknya sudah pasti ada kelalayan dan kesalahan, sehingga pekerjaan tersebut secepatnya ditindaklanjuti dan dicrosscheck oleh timnya.

Ahmad mengaku, pihaknya sudah melakukan peninjauan di lokasi pekerjaan di Pekon Kenali Belalau itu, pihak kontraktor juga telah dipanggil dan bersama-sama meinjau lokasi.

Ia mengatakan, ada dua titik yang mengalami kerusakan, satu titik memang sudah diperbaiki terlebih dahulu dan satu titik kerusakannya baru.

“Dan kami sudah perintahkan kontraktor selaku pekerja untuk segera memperbaikinya," kata dia.

Ahmad menambahkan, untuk ketebalan latasir tersebut, juga sudah dilakukan pengecekan, dalam petunjuk pelaksananya ketebalan mengacu pada aturan dan itu mencapai dua centi meter, artinya untuk ketebalan itu tidak ada masalah.

“Besok Rabu 28 Agustus 2019, kontraktor sudah kita perintahkan untuk melakukan perbaikan, dan mereka sudah siap untuk memperbaikinya," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, pembangunan jalan lingkar Kabupaten, di Pekon Kenali menghubungkan dengan SDN Banjarnegeri Pekon Kejadian Belalau, tepatnya di belakang Kantor Kecamatan Belalau, di soal, paslanya pembangunan secara latasir tersebut baru beberpa bulan selesai sudah rusak kembali.

"Kami menyayangkan pembangunan latasir itu, yang baru dibangun tetapi sudah rusak, dimana kualitasnya ini yang dipertanyakan?, ketebalan latasir itu punya keriteria dari 2 centi meter, hingga 2,5 Cm, bukan hanya satu centi," kata salah satu Anggota DPRD Lambar, Erwin Suhendra, Senin 26 Agustus 2019, di Ruang Kerjanya.

Lanjut Erwin, panjang ruas jalan itu lebih kurang 1 kilo meter, namun yang dikerjakan sekitar 400 meter, saat ini sudah hancur, ini menunjukakan ketidak standaran kualitas pembangunan yang ada.

"Setiap pembangunan pasti ada pemeliharaan, tetapi yang kita keritisi bukan perbaikannya, tetapi kualitasnya yang sudah gak jelas. Mau kami selaku masyarakat kualitas pembangunan paling tidak bertahan dua tahunan, bukan baru selesai sudah rusak," kata dia.(*)

 

Laporan Reporter Saibumi.com: Edi Saputra

#

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong