Logo Saibumi

Lagi, Polres Lampung Tengah Bekuk Terduga Pembegalan di Tol Trans Sumatera

Lagi, Polres Lampung Tengah Bekuk Terduga Pembegalan di Tol Trans Sumatera

Foto IST

Saibumi.com, Lampung Tengah — Satu persatu pelaku pembegalan di ruas tol trans Sumatera,Terbanggi Besar, Lampung Tengah (Lamteng) pada 18 Agustus 2019 lalu berhasil ditangkap.
Sebelumnya, Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Lampung Tengah berhasil menangkap satu lagi pelakunya atas nama Joni Irawan alias Bojes (20), warga Kampung Terbanggi.
Kepala Satreskrim Ajun Komisaris Yuda Wiranegara, Jumat 23 Agustus 2019 menyebutkan, Joni diringkus saat sedang mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Terbanggi Besar, Kamis (22/8) pukul 15.00 WIB.
“Joni adalah bagian dari para pelaku (delapan orang) yang melakukan Curas terhadap para korban di ruas Tol Terbanggi Besar, Minggu (18/8) lalu,” kata AKP Yuda Wiranegara.
Ia menyebutkan, Joni Irawan adalah pelaku ketiga yang berhasil ditangkap jajaran Reskrim Polres Lamteng, dalam kurun waktu lebih kurang satu pekan terakhir.
“Kita terus melakukan pengejaran kepada para pelaku lainnya (lima orang lagi) yang masih buron. Tim terus melakukan pengembangan hingga bisa mengungkap seluruhnya,” ujarnya.
Peran pelaku dalam aksi pembegalan yang dilakukan dini hari itu, Joni berperan dalam menghadang dan mengancam korban dengan senjata tajam.
Pelaku Joni Irawan dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara.
Diketahui sebelumnya, Tekab 308 Polres Lamteng menangkap Ardiansyah (20) dua jam setelah aksi pembegalan tersebut.
Kemudian, ditangkap lagi satu pelaku lainnya atas nama Syahrul Abidin (18) di kawasan Terbanggi Besar.
Aksi pembegalan terjadi di ruas tol kilometer 43 Terbanggi Besar. Satu unit mobil menuju Palembang masuk dari arah pintu tol Terbanggi Besar.
Korban sebanyak lima orang dalam satu mobil yang tidak mengetahui jika ruas menuju Palembang belum dioperasikan, mencoba masuk ke dalam ruas tersebut.
Kemudian, datang para pelaku sebanyak delapan orang yang pada saat kejadian sedang duduk-duduk di badan jalan.
Lalu, para pelaku berpura-pura mencoba menolong dengan mengangkat portal yang terbuat dari cor-coran batu, setelah mobil korban masuk, lalu jalan oleh para pelaku dipalang dengan balok kayu.
Para pelaku diancam dengan senjata api, senjata tajam, tombak dan balok kayu.
Para pelaku kemudian mengambil barang korban berupa Handphone merk Xiaomi dua unit, Redmi 2 dan 4X, iPhone X1 satu unit, Oppo dua unit merk F7 dan F3.
Evercroos satu unit, jam tangan merk G-Shock, uang tunai sebesar Rp 750 ribu. Total kerugian korban sebanyak Rp 30 juta.(*)

Laporan Reporter Saibumi.com

#

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong