Logo Saibumi

Ketua MPR Singgung Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Peneliti: Penyakit Jantung

Ketua MPR Singgung Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Peneliti: Penyakit Jantung

Saibumi.com, Lampung - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan meminta seluruh rakyat Indonesia agar menerima hasil Pemilu dan Pilpres 2019 yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum secara ikhlas.

Hal itu disampaikan Zulkifli dalam pidato di Sidang Tahunan MPR. Ia juga mengajak rakyat agar kembali bersatu merajut kebersaman. Sebab kompetisi Pemilu kemarin ialah kompetisi antar sesama saudara dan sesama anak bangsa.

"Pemilihan Umum Legislatif dan Pemilihan Umum Presiden haruslah dipahami sebagai kompetisi antar kita, antar saudara, antar sesama anak bangsa. Sehingga apa pun hasilnya, merupakan kemenangan kita semua sebagai bangsa Indonesia, karena pilihan politik boleh beda, tetapi merah putih kita sama, dan tetap akan sama," ujarnya, Jumat, 16 Agustus 2019.

Zulkifli kemudian mengucapkan selamat kepada Joko Widodo dan Maruf Amin selaku presiden dan wakil presiden terpilih. Tak lupa ia mengucapkan terima kasihnya kepada eks paslon capres dan cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

"Kami atas nama Pimpinan dan Anggota MPR mengucapkan selamat kepada Bapak Joko Widodo dan Bapak Ma’ruf Amin yang telah terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019 – 2024. Kepada Bapak Prabowo Subianto dan Bapak Sandiga Uno kami mengucapkan terima kasih atas sikap kenegarawanan yang telah bapak tunjukkan selama ini," kata Zulkifli, dilansir Suara.com -- jaringan Saibumi.com.

Ia juga turut mengucapkan rasa belasungkawanya atas wafatnya ratusan petugas KPPS saat melaksanakan tugas dalam Pemilu 2019.

"Dari meja pimpinan, kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh penyelenggara pemilu, serta turut berduka cita atas wafatnya para petugas penyelenggara pemilu, pengawas pemilu maupun aparat keamanan sebagai pahlawan demokrasi Indonesia dan mendoakan agar pengabdiannya dihitung sebagai amal ibadah oleh Tuhan Yang Maha Kuasa," ujarnya.

Penyakit Jantung

Sebelumnya, Dosen Fakuktas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gajah Mada (UGM), Riris Andono Ahmad, mengklaim tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan terhadap jenazah ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada Pemilu 2019.

Dari hasil penelitian yang dilakukan peneliti UGM, kata Riris, meninggalnya ratusan KPPS itu wajar. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed-methods) yakni kuantitatif dengan metode survei dan kualitatif lewat metode deskriptif.

Adapun penelitian tersebut dilakukan di seluruh kabupaten dan kota yang ada di seluruh Daerah Istimewa Yogjakarta.

Sebanyak 400 dari 11.781 TPS di Yogyakarta dijadikan sebagai sampel lewat teknik custom random sampling. Dengan waktu kajian survei selama rentan tanggal 20 Mei hingga 23 Juni 2019.

Data yang digali antara lain beban kerja, riwayat penyakit selama satu tahun, gangguan kesehatan dalam 6 bulan terakhir, kebiasaan olahraga, merokok, konsumsi suplemen dan kopi, persepsi adanya tekanan dan ancaman, serta kecemasan yang dialami selama bertugas dalam kegiatan Pemilu.

Selanjutnya, tim peneliti UGM melakukan autopsi verbal 10 dari 12 kasus kematian di Yogyakarta. Hasilnya, 80 persen meninggal karena riwayat penyakit kadiovaskular dan 90 persen karena riwayat merokok.

"Penyebab kemarin petugas adalah natural dan diduga karena riwayat penyakit kardiovaskular yang dimiliki," kata Riris,saat jumpa pers di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 25 Juni 2019.

Sementara itu, Koordinator tim peneliti UGM, Abdul Gaffar Karim menegaskan berdasar kajian yang dilakukan, dapat disimpulkan tidak ditemukan adanya indikasi penyabab meninggalnya ratusan petugas KPPS karena diracun.

"Kami sama sekali tak menemukan indikasi misalnya diracun atau sebab lain yang lebih ekstrim," tegas Abdul. (*/ruslan)

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong