Logo Saibumi

Pernah Ada di Lampung, Kivlan Zen Gugat Wiranto soal Pam Swakarsa

Pernah Ada di Lampung, Kivlan Zen Gugat Wiranto soal Pam Swakarsa

Wiranto (kiri) dan Kivlan Zen | Foto: Istimewa

Saibumi.com, Lampung - Mantan Kepala Staf Kostrad TNI Mayjen (Purn) Kivlan Zen mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum terhadap mantan Panglima ABRI sekaligus Menko Polhukam Wiranto.

Gugatan diajukan Kivlan agar Wiranto membayar ganti rugi terkait Pam Swakarasa yang dibentuk pada 1998.

Kuasa hukum Kivlan, Tonin Tachta, mengatakan gugatan diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin, 5 Agustus 2019. Sidang perdana rencananya digelar Kamis, 15 Agustus 2019.

"Sidangnya tanggal 15 (Agustus) nomor 354," kata Tonin, saat dikonfirmasi, Senin, 12 Agustus 2019.

Berdasarkan isi gugatan yang disampaikan Tonin, perkara bermula saat Kivlan berhenti dari jabatan Kepala Staf Kostrad pada 28 Juni 1998.

Kivlan kemudian menjadi perwira tinggi tanpa jabatan di Mabes TNI. Sedangkan Wiranto saat itu menjabat Panglima ABRI.

Wiranto lalu memerintahkan Kivlan untuk membentuk PAM Swakarsa dalam rangka pengamanan Sidang Istimewa MPR pada 10-13 November 1998.

Di awal pembentukannya, Kivlan diberikan uang Rp 400 juta oleh Wiranto melalui Setiawan Djodi. Namun dana itu dinilai tak memenuhi kebutuhan akomodasi anggota Pam Swakarsa.

Kivlan mengaku harus meminjam dari sana-sini untuk menutupi kebutuhan akomodasi tersebut. Akibat hal itu, Kivlan pun merasa dirugikan secara materiil dan imateriil.

"Bahwa seandainya tergugat tidak menyuruh penggugat untuk membuat pengamanan dalam bentuk Pam Swakarsa, maka rumah, mobil, dan barang berharga tidak pernah dijual, demikian juga nama baik dari tempat-tempat yang terjadi utang, serta tidak perlu meminta dana bantuan dari berbagi pihak dan demikian juga tidak akan terjadi kematian anggota Pam Swakarsa di Cawang dan di Kasablanka, yang tidak pernah mendapat santunan quod non. Bahwa kerugian materiil dan imateriil penggugat total Rp. 1.000.000.000.000,- (satu triliun rupiah) dapat diuraikan sebagaimana berikut ini," urai Tonin.

Pam Swakarsa di Mesuji Dibentuk

Sebelumnya, Pam Swakarsa juga pernah dibentuk di Kabupaten Mesuji, Lampung.

"Petugas pengamanan swakarsa di Mesuji direkrut dari masyarakat sekitar perkebunan sawit," ujar Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Ifdal Kasim, Jumat, 16 Desember 2011, dilansir Tempo.co

Namun, dia belum mendapat informasi jika anggota Pam Swakarsa itu tercatat sebagai penduduk resmi.

"Saya juga tidak tahu apakah mereka preman atau bukan," kata Ifdal.

Menurutnya, dalam pengetahuan masyarakat, Pam Swakarsa itu sengaja dibentuk pihak perusahaan dengan maksud untuk melindungi perusahaan.

Meski demikian, Ifdal tidak dapat memastikan jika anggota Pam Swakarsa itu merupakan karyawan perusahaan yang berfungsi sebagai petugas keamanan.

Keberadaan Pam Swakarsa di Mesuji kembali membuncah ketika tragedi berdarah ini terulang lagi pada November 2011, yang kemudian dilaporkan ke Komisi Hukum DPR pada dua hari sebelumnya.

Pada April 2011, terjadi bentrokan antara PT Sumber Wangi Alam dan warga Mesuji di wilayah di Desa Sungai Sodong, Kecamatan Mesuji, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Benterokan ini menewaskan dua warga dan lima anggota Pam Swakarsa PT Sumber Wangi Alam.

Bentrokan kembali terjadi pada 6 dan 11 November 2011 di lahan PT Silva Inhutani, Desa Pelita Jaya dan kawasan Pekat Raya, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, Lampung.

Bentrokan ini menewaskan seorang petani.

Menurut Ifdal, sengketa lahan antara warga dan perusahaan itu sudah lama terjadi. Karena sengketa itu juga, diduga perusahaan membentuk Pam Swakarsa.

"Hampir semua perusahaan di sana membentuk pamswakarsa," kata Ifdal.

Dia juga mengatakan, nama Pam Swakarsa itu mengingatkan kembali pada tragedi di awal reformasi.

Pada 1998, juga dibentuk Pam Swakarsa oleh militer dengan maksud menghalau demonstrasi mahasiswa dan masyarakat.

"Saya tidak tahu apa ada hubungannya atau tidak. Kalau waktu itu, Pam Swakarsa sengaja dibentuk militer, tapi Pam Sawakarsa di Mesuji dibentuk oleh perusahaan," ujar Ifdal. (*/ruslan)

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong