Logo Saibumi

Gubernur Lampung Buka Workshop Pengendalian Kerusakan Perairan Darat

Gubernur Lampung Buka Workshop Pengendalian Kerusakan Perairan Darat

Foto: Istimewa

Saibumi.com, Bandar Lampung - Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, membuka workshop pengendalian kerusakan perairan darat (PKPD) melalui public-private partnership (PPP) dan imbal jasa lingkungan, di Hotel Horison, Bandar Lampung, Kamis, 1 Agustus 2019.

Workshop ini dilaksanakan selama dua hari, 1-2 Agustus 2019 dan diikuti 84 peserta.

BACA JUGA: Lomba Parade Cinta Tanah Air Diikuti 43 Tim PT dan SMA-SMK Se-Lampung

Gubernur mengatakan terdapat dua skema yang dapat dikembangkan dalam menjaga dan memulihkan daerah aliran sungai, yakni skema public-private partnership dan skema kerja sama antara pemerintah dan sektor swasta, melalui imbal jasa lingkungan.

"Sudah menjadi tanggungjawab dan kepentingan bersama, baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, stakeholder dan pihak terkait lainnya dalam menjaga dan memulihkan daerah aliran sungai," ujar Arinal.

Dijelaskan, skema PPP merupakan kerja sama antara pihak swasta/dunia usaha (private) dengan masyarakat melalui pelatihan, sosialisasi, mendorong terbentuknya forum peduli sungai, danau mata air, dan air tanah.

Sedangkan skema kerja sama antara pemerintah dan sektor swasta Iewat kegiatan Imbal Jasa Lingkungan.

Provinsi Lampung memiliki bendungan serta danau besar dan kecil. Danau Ranau saat ini menjadi prioritas nasional, karena memiliki keberadaan dan fungsi yang sangat strategis. Termasuk daerah rawa-rawa/sungai seperti di Sungai Tulang bawang, dan mangrove di Lampung timur.

"Agar tata air DAS optimal, baik secara kuantitas, kualitas, dan kontinuitas maka sudah menjadi tanggungjawab bersama untuk memulihkan dan mempertahankan DAS," jelas gubernur.

Arinal menjelaskan, kegiatan pengendalian perairan darat ini wajib mendukung kebijakan dan strategi umum pembangunan daerah Provinsi Lampung, untuk mencapai visi RPJP Provinsi Lampung 2005-2025, serta visi Gubemur Lampung 2019-2024 yaitu 'Rakyat Lampung Berjaya'.

"Dalam arah kebljakan pada misi keenam sudah disebutkan, arah pembangunan Provinsi Lampung ke depan adalah mewujudkan pembangunan daerah secara berkelanjutan untuk kesejahteraan bersama. Hal ini selaras dengan upaya pengendalian kerusakan perairan darat (PKPD)," jelas gubernur.

Kepala BPDASHL Way Seputih Way Sekampung, Idi Bantara, menjelaskan untuk wilayahnya saat ini terdapat dua DAS dengan status dipulihkan yaitu DAS sekampung dan DAS Tulangbawang yang menjadi DAS prioritas Nasional.

"Memulihkan dan memlihara DAS menjadi tanggung jawab bersama. untuk itu, kegiatan ini dimaksudkan untuk menjaring dan mengkristalisasi gagasan dari para pihak agar dapat meningkatkan semangat urun daya dalam memulihkan DAS guna mengendalikan kerusakan perairan darat demi mendukung ketahanan air nasional," urainya. (rilis/eva)

BACA JUGA: Lampung Selatan Raih Lima Penghargaan pada Peringatan Harganas ke-XXVI

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong