Logo Saibumi

Coding Jadi Pelajaran Wajib Siswa SD Singapura, Indonesia Kapan?

Coding Jadi Pelajaran Wajib Siswa SD Singapura, Indonesia Kapan?

Foto: Ilustrasi/Istimewa

Saibumi.com, Lampung - Siswa Sekolah Dasar (SD) di Singapura akan mendapat mata pelajaran wajib yakni coding (pemrograman) mulai tahun depan.

Pelajaran ini akan diberikan kepada siswa kelas 4 hingga kelas 6 SD. Para siswa itu akan mendapatkan pembelajaran ini melalui program Code For Fun.

Di Indonesia, coding belum dijadikan mata pelajaran wajib. Coding hanya disediakan oleh sekolah dasar tertentu, terutama sekolah yang mengadopsi kurikulum luar negeri.

Program yang dibuat Kementerian Pendidikan dan Otoritas Pengembangan Media Infocomm (IMDA) itu mulai diujicobakan tahun ini selama 10 jam, di beberapa sekolah dasar, setelah para siswa selesai menjalani ujian kelulusan Primary School Leaving Examination (PSLE).

Program pembelajaran coding bernama ini dimulai sejak 2014 sebagai mata pelajaran opsional, guna mengenalkan cara berpikir komputasional yang merupakan dasar dari coding.

Tahap selanjutnya dari program ini adalah mengajarkan coding pada jenjang pendidikan setelah SD. Pembelajaran tentang artificial intelligence (AI) dan keamanan siber (cyber security) juga akan diajarkan.

"Kami ingin transformasi digital ini menjadi inklusif, tidak hanya mendigitalisasi ekonomi kami, tetapi membuat para pengusaha, tenaga kerja dan warga sipil mendapatkan keuntungan dari ini. Kami harus memastikan seluruh individu dan perusahaan dibekali dengan baik untuk terlibat dan mendapat manfaat dari transformasi digital," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Singapura, S Iswaran, dilansir dari Channel News Asia dan CNBC Indonesia pada Rabu, 17 Juli 2019.

Selain itu, lembaga khusus Kemenkominfo Singapura, Cyber Security Agency (CSA), akan meluncurkan Singapore Cyber Youth Programme.

Program tersebut akan berlaku bagi anak-anak usia sekolah dan mahasiswa di perguruan tinggi.

Melalui program ini, CSA berencana untuk menjangkau sekitar 10.000 anak muda dalam tiga tahun ke depan melalui boot camp, kompetisi, hingga mentoring.

"Kami akan mengakselerasi digitalisasi perusahaan kami, terutama usaha kecil dan menengah (UKM), kemungkinan kami akan memberikan perhatian besar," jelas Iswaran.

Diperkirakan 10.000 UKM akan mendapatkan manfaat dari program ini.  (*/ruslan)

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong