Logo Saibumi

Gubernur Kepri Terjaring OTT KPK, Ada Jalur Khusus ke Ruang Kerja

Gubernur Kepri Terjaring OTT KPK, Ada Jalur Khusus ke Ruang Kerja

Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun | Foto: istimewa

Saibumi.com, Lampung - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun, Rabu, 10 Juli 2019, malam.

Bersama gubernur, juga ada lima orang yang terjaring dalam OTT KPK.

Dua di antaranya yakni Kepala Dinas PUPR Kepri, Abu Bakar dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kepri, Edy Sofyan.

Tim Penindakan KPK menyita uang sebesar enam ribu dolar Singapura.

Nurdin Basirun menggantikan Muhammad Sani yang wafat pada 8 April 2016.

KPK menyegal pintu masuk ruang kerja Gubenur Kepri, Nurdin Basirun, Kamis, 11 Juli 2019.

Pintu masuk menuju ruangan khusus itu terletak di bagian kanan ujung kantor gubernur. Pada bagian gagang pintu terpasang segel bertulisan KPK.

Ruangan itu merupakan jalur khusus Nurdin menuju ruang kerjanya yang terletak di lantai tiga gedung utama.

Menurut petugas Satpol PP yang berjaga, sejak dilakukan penyegelan, pegawai tidak boleh masuk ke ruangan kerja gubenur Kepri.

"Kami tak boleh masuk. Tidak ada aktivitas apa-apa di sana, itu sudah perintah," ujar petugas yang tidak mau disebutkan namanya, dilansir Suara.com -- jaringan Saibumi.com

Dia menuturkan, pintu masuk di lantai dasar sebelah kanan bangunan itu merupakan akses Nurdin menuju ke ruang kerjanya.

"Itu khusus pak gubernur, pintu itu menuju lift, disegel juga. Mohon pengertiannya, kami bukan mau menghalangi kerja, tapi itu sudah perintah," jelasnya.

Humas KPK Febri Diansyah membenarkan KPK menangkap kepala daerah di Kepri. Saat ini tim penindakan tengah memeriksa sejumlah pejabat tersebut di Mapolres Tanjungpinang.

"Ya, ada unsur kepala daerah (yang ditangkap), terkait izin reklamasi. Diamankan uang SGD 6 ribu,"" ujarnya.

Selain Nurdin, tim KPK juga meringkus lima orang lainnya. Meski tak merinci nama-nama lima terduga yang ikut ditangkap, Febri mengatakan, orang yang diringkus berasal dari latar belakangan yang berbeda.

"Dari unsur Kepala daerah, kepala dinas, kepala bidang, PNS dan swasta," ujar Febri.

Kasatreskrim Polres Tanjung Pinang, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Efendri Ali membenarkan ada pemeriksaan di ruangan penyidik Satreskrim Polres Tanjungpinang.

"Benar ada pemeriksaan dari tim Jakarta," kata dia.

Namun Efendri tidak bisa menjelaskan mengenai kasus apa dan siapa pejabat yang di periksa.

"Mohon pengertiannya ini bukan kapasitas saya untuk bicara, saya sendiri saja tidak bisa mendekat, tim penyidik sedang bekerja," ujarnya. (*/ruslan)

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong