Logo Saibumi

Terduga Pencuri Ditembak dari Jarak Dekat, Ini Kronologi versi Polda Lampung

Terduga Pencuri Ditembak dari Jarak Dekat, Ini Kronologi versi Polda Lampung

Capture video penembakan di Lampung Timur | Foto: YouTube

Saibumi.com, Bandar Lampung - Pihak Polda Lampung mengaku masih melakukan penyelidikan, terkait penembakan dari jarak dekat yang dilakukan aparat Polres Lampung Timur (Lamtim) terhadapa terduga pelaku curanmor hingga tewas.

Menurut Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, Bidang Propam (Bidpropam) Polda Lampung saat ini masih melakukan investigasi.

"Investigasi masih berjalan untuk menyelidiki itu (penembakan)," ujar dia, Selasa, 9 Juli 2019, malam.

Sebelumnya, Polda Lampung memberikan penjelasan kepada media terkait beredar luasnya video penembakan dari jarak dekat, yang diduga dilakukan oknum polisi di Lampung Timur terhadap tersangka pelaku kriminal.

Kombes Pandra menerangkan penembakan tersebut terkait pengungkapan kasus tindak pidana curanmor yang melibatkan dua tersangka pelaku, di antaranya berinisial MYA (24).

Dalam keterangannya, Pandra menuturkan pada Sabtu, 6 Juli 2019, tim gabungan Satreskrim Polres Lampung Timur melakukan patroli, petugas mendapati dua pelaku melakukan curanmor di parkiran mini market Multi Mart, Desa Hargomulyo, Lamtim.

"Setelah dilakukan pengejaran oleh petugas, pelaku melakukan perlawanan dengan melepaskan tembakan yang membahayakan petugas dan masyarakat,” ungkapnya, dilansir Gatra, Senin, 8 Juli 2019.

Salah satu pelaku yang berada posisi paling belakang, MYA, berhasil diamankan, sementara pelaku lain melarikan diri karena panik situasi semakin ramai.

Selanjutnya kondisi di lapangan sudah ramai masyarakat berkumpul, dan di antaranya berteriak-teriak tak terkendali.

"Masyarakat berteriak-teriak 'bakar bunuh - kalau bapak tidak mau menembak biar kami yang membakar," ungkap Pandra menirukan teriakan massa.

Untuk meredam emosi masyarakat yang semakin tak terkendali, anggota Satreskrim Polres Lampung Timur melakukan penembakan terhadap pelaku di bagian kaki.

"Setelah anggota Satreskrim melakukan tembakan di bagian kaki pelaku, emosi warga sudah mulai reda. Situasi dapat dikendalikan serta mengikuti imbauan anggota,” jelas Pandra.

Selanjutnya tersangka dibawa ke Mapolres Lampung Timur untuk penyidikan dan pengembangan lebih lanjut, berikut diamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor, sepucuk senjata api rakitan, empat peluru aktif dan satu selongsong peluru.

Setelah selesai pemeriksaan, selanjutnya pelaku dimasukkan ke dalam sel tahanan Polres Lampung Timur.

"Pada Minggu, 7 Juli 2019 sekira pukul 08.30, petugas piket cek rutin tahanan mendapat informasi dari tahanan lain, bahwa tersangka MYA dalam keadaan lemas," ujar Pandra.

Setelah dibawa ke RS Sukadana oleh petugas piket, pukul 09.30 WIB tersangka dinyatakan telah meninggal dunia oleh pihak rumah sakit.

Menanggapi peristiwa penembakan tersebut, Kabid Propam Polda Lampung, Kombes Pol Joas Feriko Panjaitan, menyatakan tengah menyelidiki peristiwa tersebut.

"Ya Tim Paminal Propam Polda Lampung masih mengadakan lidik,” ujarnya singkat kepada Gatra.com

Tidak Manusiawi

Terpisah, aktivis HAM Lampung Timur Edi Arsadad membenarkan peristiwa dalam video tersebut terjadi di Lampung Timur.

Menyikapi peristiwa tersebut, Edit mengatakan pihaknya berinisiatif telah menghubungi keluarga korban penembakan guna memberikan pendampingan.

"Tadi kita sudah menghubungi pihak keluarga korban, namun mereka masih minta waktu karena masih berduka,” ujarnya.

Terkait peristiwa tersebut, Edi mendesak kapolda Lampung bahkan kapolri untuk mengambil tindakan tegas, atas terjadinya peristiwa yang menghilangkan nyawa orang.

"Sebagai aktivis HAM, kami mengecam tindakan represif dan tidak manusiawi yang diduga dilakukan oknum polisi dari Polres Lampung Timur itu,” kata dia.

Edit juga berharap dan menghimbau aparat kepolisian untuk mengunakan cara yang lebih manusiawi, dalam menjalankan prosedur penangkapan terhadap masyarakat yang diduga melakukan tindak pidana.

"Aparat yang dibekali senjata api sebaiknya juga memiliki pengetahuan tentang HAM, selain telah lulus dari tes Psikologis," imbaunya.

Dua hari terakhir masyarakat Lampung Timur diramaikan dengan beredarnya potongan video berkonten penembakan, oleh seseorang yang hanya mengenakan kaos dalam putih terhadap seseorang pemuda.

Dalam potongan video tersebut terekam peristiwa seorang pemuda di tengah kerumunan banyak orang dalam keadaan telungkup menghadap tanah, dipegangi dua orang.

Lalu, datang seorang berkaus dalam warna putih membawa sepucuk pistol, lalu seketika menembak pemuda tersebut dengan jarak pistol menempel di bagian di kaki. (*/ruslan)

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong