Logo Saibumi

Beraksi di Bekasi, 'Kapten' Begal Sadis asal Lampung Timur Ditembak Mati

Beraksi di Bekasi,

Tim Subdit Ranmor Polda Metro Jaya saat merilis kasus begal di RS Polri. | Foto: Suara.com

Saibumi.com, Lampung – Jajaran Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya menangkap tiga anggota komplotan begal asal Lampung, yang kerap beraksi mengincar pengendara sepeda motor di kawasan Pondok Gede, Bekasi.

Tiga bandit jalanan yang diringkus yakni Junaidi (30), Hengky (38) dan sang kapten jaringan, Agus (32).

“Berawal dari laporan polisi Polres Bekasi September 2018 dan Oktober 2018, ada dua laporan polisi. Kemudian curanmor ini oleh Subdit Resmob dilakukan penyelidikan,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Komisiaris Besar (Kombes) Argo Yuwono, di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu, 15 Juni 2019.

Polisi meringkus Junaidi di kawasan Lampung Timur, Rabu, 12 Juni 2019 dan Hengky pada Kamis, 13 Juni 2019.

Di hari yang sama dengan penangkapan Hengky, Polisi meringkus Agus di sebuah acara perkawinan di kawasan Lampung Timur.

“Agus ada di tempat pernikahan saudaranya, penyidik mendatangi dan menangkapnya,” jelas Argo, dilansir Suara.com -- jaringan Saibumi.com.

Namun, menurut polisi, Agus melakukan perlawanan dan hendak kabur, sehingga polisi menembaknya. Agus pun tewas.

“Petugas terpaksa mengambil tindakan tegas terukur dengan melakukan penembakan terhadap pelaku. Dia tewas kehabisan darah saat dibawa ke rumah sakit,” kata Argo.

Disebutkannya, jaringan yang dikomandoi Agus kerap menyasar motor di tempat parkir ruko dan perkantoran.

Dengan modal senjata api rakitan dan senjata tajam, mereka tak segan melukai korbannya jika melakukan perlawanan.

“Agus setiap beraksi membawa senjata api rakitan yang dimasukkan dalam tas. Ada golok dan senjata tajam lainnya juga di kelompok mereka ini,” terang Argo.

Pihaknya masih memburu dua orang lainnya, John dan Ujang, yang hingga kini masih buron.

“Dua lagi DPO. Sekarang dalam pengejaran penyidik,” ungkap Argo.

Para tersangka yang ditangkap dijerat Pasal 365 KUHP dan atau Pasal 363 KUHP Juncto Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951, dengan ancaman kurungan penjara maksimal 20 tahun. (*/SB-03)

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong