Logo Saibumi

Suruh Selingkuhan Bunuh Suami, Rina Terancam Hukuman Mati

Suruh Selingkuhan Bunuh Suami, Rina Terancam Hukuman Mati

Ilustrasi | Ist

Saibumi.com, Bandar Lampung - Selingkuh membawa sengsra. Didakwa bekerja sama dengan pria selingkuhannya membunuh suami, wanita di Bandar lampung ini terancam hukuman mati.

Rina (31) warga Jalan Ir. Sutami, Gang Seroja, Kelurahan Way Gubak, Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung, didakwa sebagai otak pembunuhan suaminya, Andi Saputra (25).

Hal itu terungkap dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Kelas 1A, Tanjung Karang, Bandar Lampung, Selasa, 14 Mei 2019.

Rina terancam hukuman mati karena dijerat dua pasal, 340 KUHP Jo pasal 55 Ayat (1) ke-2 KUHP dan 351 ayat (3) KUHP Jo pasal 56 Ke-2 KUHP.

Dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) M. Eko Wingto, kasus ini berawal ketika Rina menjalin perselingkuhan dengan Sarimin alias Mimin alias Meo (berkas sidang terpisah) warga Kelurahan Tanjung Gading, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung.

Keduanya berkenalan pada Juni 2018 silam di sebuah gudang rongsokan. Kala itu, Rina berstatus istri Andi Saputra dan Mimin duda. Keduanya merupakan rekan kerja di gudang rongsokan.

"Terdakwa sering curhat tentang keadaan rumah tangganya, bahwa dia kerap kali cekcok dengan korban. Lalu, keduanya menjalin hubungan asmara diluar pernikahan tanpa diketahui korban," kata JPU Eko.

Puncaknya, pada 9 Desember 2018, Rina tidak terima dengan pengakuan suaminya yang telah menghamili seorang gadis dan meminta pertanggungjawaban menikahi gadis tersebut.

Rina yang sakit hati meminta cerai kepada suaminya, namun korban menolak.

"Kejadian itu diceritakan kepada selingkuhannya, Mimin, yang mengaku sakit hati lantaran suaminya menghamili perempuan lain. Rina pun meminta selingkuhannya untuk membalaskan dendamnya, dengan cara membuat suaminya menderita, disakiti, hingga cacat," ujar JPU Eko.

Mimin pun menyetujui niat Rina. Pada 11 Desember 2018, Rina menghubungi Mimin dan mengatakan jika korban sedang berada di luar rumah.

Rina kembali mengatakan kepada selingkuhanya jika dia ingin melihat suaminya cacat, dan memerintahkan Mimin menyerempet motor yang dikendarai korban saat pulang kerja.

"Mimin pun menunggu Andi Saputra di pinggir jalan, tempat korban pulang kerja, namun tidak bertemu," jelas JPU Eko.

Lalu pada malam harinya, sekira pukul 22.00 WIB, Rina kembali menghubungi kekasih gelapnya.

Dalam percakapan melalui ponsel, Rina mengatakan suaminya ada di rumah. Lalu Rina meminta agar rencana mereka tidak dicurigai suaminya.

Mimin tidak sabar bertemu suami Rina dan ingin melampiaskan sakit hati kekasihnya itu. Keesokan harinya, Mimin yang mengendari motor Mio ke rumah Rina.

"Setibanya di rumah korban, Mimin mengintip kondisi rumah tersebut dan melihat Rina, suami dan anak korban tengah tidur di dalam kamar. Mimin masuk melalui pintu samping dengan merusaknya. Setelah masuk, terdakwa mengambil bantal kemudian menuju kamar," papar JPU Eko.

Di dalam kamar, Mimin membekap mulut korban dengan bantal supaya tidak bersuara dan melukai leher Andi dengan pisau. Korban sempat melawan, namun Mimin kembali menusukkan pisaunya ke bagian perut dan paha korban.

"Perbuatan Mimin disaksikan terdakwa. Namun terdakwa hanya diam melihat penusukan yang dilakukan selingkuhannya terhadap suaminya tersebut," ujar JPU Eko.

Lalu, Rina membawa anaknya ke luar rumah menuju rumah orang tua korban. Terdakwa menceritakan jika ada orang yang masuk ke dalam rumah menyakiti suaminya.

Orang tua korban kemudian menuju rumah tersebut dan melihat korban bersimbah darah.

Orang tua korban meminta bantuan kepada masyarakat untuk membawa anaknya ke rumah sakit. Namun setibanya di rumah sakit, Andi meninggal dunia.

Setelah dilakukan penyelidikan, polisi berhasil mengungkap pembunuhan yang dilakukan Mimin didalangi istri korban.

Atas dasar perbuatan Rina, JPU melayangkan dua pasal, 340 KUHP Jo pasal 55 Ayat (1) ke-2 KUHP dan pasal 351 ayat (3) KUHP Jo pasal 56 Ke-2 KUHP.

"Dengan ancaman hukuman mati," tegas JPU Eko. (SB-13)

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong