Logo Saibumi

Ini Alasan Sains Buka Puasa Dianjurkan Makan Tiga Butir Kurma

Ini Alasan Sains Buka Puasa Dianjurkan Makan Tiga Butir Kurma

Kurma Ajwa atau Kurma Nabi I Foto: Istimewa

Saibumi.com, Lampung - Selama bulan Ramadhan ini, Anda tentu sering mendengar anjuran berbuka puasa dengan tiga butir buah kurma.

Kurma adalah buah dengan citarasa manis, sehingga baik untuk menaikkan kadar gula darah yang turun selama berpuasa.

Tahukah Anda mengapa kurma yang dianjurkan Rasulullah SAW hanya tiga butir?

Disampaikan ahli gizi RS Cipto Mangunkusumo, Triyani Kresnawan, DCN, MKes, RD, kurma merupakan buah dengan kandungan gula yang cukup tinggi.

Dalam 100 gram kurma atau sekitar 10 butir kurma mengandung 282 kalori dan 75 gram karbohidrat. Itu sebabnya kurma sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan.

"Maksudnya itu keistimewaan kurma, karena begitu dimakan bisa meningkatkan gula darah. Tapi tentu tidak boleh berlebihan," ujar Triyani, di sela-sela temu media di Kementerian Kesehatan, dilansir Suara.com -- jaringan Saibumi.com, Sabtu, 11 Mei 2019.

Dijelaskan, ketika dikonsumsi berlebihan maka kurma bisa memicu penumpukan karbohidrat, yang dapat meningkatkan kadar trigliserin atau lemak dalam darah.

"Jadi makannya jangan sampai sekotak habis juga. Harus dibatasi agar tidak menimbulkan penumpukan trigleserin dalam darah," kata Triyani.

Menyoal jenis kurma basah dan kering, Triyani mengatakan kandungannya pun sama saja.

Jadi sekarang sudah tahu kenapa makan kurma dianjurkan tiga butir oleh Rasulullah SAW? (*/SB-03)

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong