Logo Saibumi

Residivis Curas, Warga Pesawaran Dipenjara 3,5 Tahun

Residivis Curas, Warga Pesawaran Dipenjara 3,5 Tahun

Terdakwa saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri kelas IA Tanjungkarang, Rabu, 8 Mei 2019 | Foto: Siska/Saibumi.com

Saibumi.com, Bandar Lampung - Terdakwa pencurian dan kekerasan (Curas) Muhamad Fadli Alfian (18)  diseret ke meja hijau, Rabu, 8 Mei 2019.

Warga desa Teluk Pandan  Kabupaten Pesawaran itu divonis Ketua Majlis Hakim, Sahry Adamy, dengan hukuman tiga tahun enam bulan, karena melanggar pasal 365 KUHP tentang pencurian dan kekerasan (Curas).

Vonis di Pengadilan Negeri kelas IA Tanjung Karang tersebut jauh lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eka Aftarini, yang menuntut selama empat tahun tiga bulan penjara

"Hal yang memberatkan terdakwa telah merugikan orang lain, serta pernah dipenjara dalam kasus yang sama. Sedangkan yang meringankan terdakwa berlaku sopan selama dipersidangan," ujar Majelis Hakim.

Sebelumnya, JPU Eka Aftarini, menjelaskan terdakwa M, Fadli Alfian dengan M.Romi dan Mat Yasir (DPO) melakukan pencurian dengan pemberatan (Curat).

"Sekira Agustus 2018  di Jl. K.H. Ahmad Dahlan (Turunan DAMRI) Kecamatan Teluk Betung Utara, Bandar Lampung, terdakwa bersama rekannya telah mengambil  sebuah tas selempang wama hitam," jelas JPU.

Dalam tas tersebut terdapat satu dompet warna biru donker berisi STNK, SIM, KTP dan cincin emas seberat 3 gram, serta satu unit hp merk VIVO type V1716 warna hitam beserta sim card dengan nomor 0897893683, milik saksi Wiwit.

Pada Rabu, 15 Agustus 2018 sekira pukul 20.00 WIB, terdakwa bersama Mat Yasir dan saksl M. Romi merencanakan pencurian di rumah M.Romi, di daerah Hanura, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran.

"Saat itu Mat Yasir berkata kepada terdakwa dan saksi M.Romi ‘yuk jalan yuk' terdakwa dan saksi M.Romi mengatakan ayuk," imbuh JPU.

Terdakwa saat itu berboncengan dengan Mat Yasir  mengendarai sepeda motor Sonic warna hitam tanpa nomor polisi.

M.Romi mengendarai sepeda motor honda Beat wama putlh  BE 2864 RR. Sekira jam 20.00 WIB, terdakwa dan rekannya melintas diJl. K H. Ahmad Dahlan (turunan DAMRI) Teluk Betung Utara, Bandar Lampung.

Terdakwa dan Mat Yasir melihat Wiwit dibonceng Mitra Perkasa dengan sepeda motor. Lalu terdakwa dan M Yasir  dari arah sebelah kanan memepet sepeda motor yang dlkendaral Mitra Perkasa.

"Lalu M. Yasir yang dibonceng  menarik tas Wiwit yang berada di depan badan korban. Setelah berhasil, terdakwa dan Mat Yasir langsung kabur melarikan diri," katanya.

Saat itu korban berusaha mengejar, namun dihalangi M. Romi yang berpura-pura akan ikut membantu. (SB-13)

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong