Logo Saibumi

Enam Orang Meninggal Akibat Longsor di Pesisir Barat Lampung

Enam Orang Meninggal Akibat Longsor di Pesisir Barat Lampung

Korban longsor yang berhasil dievakuasi warga dan aparat keamanan | Foto: Istimewa

Saibumi.com, Lampung Barat - Musibah bencana tanah longsor yang menimbun rumah warga di Kecamatan Lemong, Pesisir Barat (Lampung), Sabtu, 27 April 2019, dini hari, menelan dua korban jiwa.

Sebelumnya di Pekon Sukamulya empat orang meninggal, sehingga jumlah korban jiwa menjadi enam orang.

Untuk longsor pada Sabtu dini hari dua korban tewas Masmadi (55) dan Baini (50), warga Pekon Mandiri Sejati, Kecamatan Krui Selatan, yang sedang berkebun di Pemangku Kekup. Keduanya tewas setelah rumah tertimbun material longsor.

Kapolsek Pesisir Utara AKP Suhairi mengatakan, sekitar pukul 09.00 WIB, warga menemukan rumah korban sudah tertimbun material, akibat guyuran hujan deras di wilayah Pesisir Barat.

”Korban ditemukan warga yang sedang keliling, karena jarak antara satu rumah dengan lainnya berjauhan, kondisi mereka baru diketahui pagi hari,” jelas dia.

Mayat keduanya langsung dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Lemong, selanjutnya ke rumah duka di Pekon Mandirisejati untuk disemayamkan.

”Untuk memastikan keamanan dan keselamatan warga serta antisipasi bencana susulan, kami sudah menempatkan petugas di seluruh lokasi bencana,” kata dia.

Sebelumnya, satu keluarga di Pekon Sukamulya tertimbun material longsor, Jumat, 26 April 2019, malam. Empat orang tewas dan dua mengalami luka-luka.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Barat, Syaifullah, mengatakan, longsor di Pedukuhan Atarlintik, Pekon Sukamulya terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Ada tiga titik longsor di wilayah tersebut.

”Longso di Atarlintik merupakan lokasi terjauh dan untuk menuju ke sana harus melalui dua titik longsor lagi,” kata dia.

Korban baru berhasil dievakuasi sekitar pukul 02.00 WIB. Keempat korban meninggal. yakni Dede Rifansyah (25), Indriani (23), Andika (11) dan Kaira Fayola (2).

Dua orang selamat, namun mengalami luka berat. Mereka adalah Ishak (56) dan Suanah (53).

"Beratnya medan yang harus dilalui menyebabkan petugas dari BPBD, Dinas Kesehatan dan kepolisian kesulitan menuju lokasi longsor. Tim harus berjalan kaki, karena jalur tersebut tertutup material," kata dia.(SB-09)

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong