Logo Saibumi

Mengenal Taman Purbakala Pugungraharjo, Lokasi Festival Budaya Tradisional HUT Lamtim Ke-20

Mengenal Taman Purbakala Pugungraharjo, Lokasi Festival Budaya Tradisional HUT Lamtim Ke-20

Situs Taman Purbakala Pugungraharjo | Foto: Istimewa

Saibumi.com, Lampung Timur - Situs Taman Purbakala Pugungraharjo di Desa Pugungraharjo, Kecamatan Sekampungudik, Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) tidak hanya disuguhi tempat wisata, namun suasana jaman batu yang bisa menambah pengetahuan.

Apalagi pemerintah daerah setempat dalam rangka HUT Kabupaten Lamtim ke-20 akan menggelar Festival Budaya Tradisional (FBT) di Taman Purbakala Pugungraharjo, 26 hingga 28 April 2019.

Diketahui, Taman Purbakala Pugungraharjo merupakan destinasi wisata sejarah di Lampung. Awalnya, situs Pugungraharjo ditemukan pada 1957 oleh penduduk setempat, yang terdiri atas warga transmigran sewaktu penebangan hutan.

Beberapa penebang hutan, yakni Barno Raharjo, Sardi, Karjo dan Sawal melaporkan hasil penemuan tersebut kepada Dinas Purbakala. Temuan awal tersebut adalah sebuah arca yang yang bercirikan masa klasik dan berlanggam Budhis.

Selang beberapa tahun sejak ditemukan, tepatnya pada 1968, dilakukanlah penelitian awal oleh Lembaga Purbakala yang dipimpin Drs. Buchori.

Pada 1973, Lembaga Purbakala dan Peninggalan Nasional bekerjasama dengan Pennsylvania Museum University melakukan pencatatan dan pendokumentasian kepurbakalaan Pugungraharjo.

Hasilnya dituangkan dalam Laporan Penelitian Sumatera. Pada 1980 dilakukan ekskavasi, yang menghasilkan kesimpulan bahwa kompleks megalitik Pugung Raharjo memiliki luas sekitar 25 hektare.

Jarak situs ini dari Ibukota Provinsi Lampung, Bandar Lampung sekitar 43 km dengan waktu tempuh normal sekitar dua jam perjalanan.

Jika dari Bandar Lampun atau dari arah tersebut bisa menggunakan transportasi bus atau travel tujuan Lampung Timur.

Bila dari Bandara Raden Intan, bisa mencari bus atau travel yang mengarah ke Lampung Timur via Kota Metro, Lampung.

Selama perjalanan, akan disuguhi pemandangan perkebunan, persawahan dan juga pemukiman. Jika melalui Kota Metro, bisa melihat suasana kota tersebut yang terkenal dengan kebersihan dan kerapiannya.

Setelah sampai di obyek wisata ini, akan merasakan nuansa purbakala yang sangat kental.

Untuk harga tiket masuk wisata Pugungraharjo ini hanya Rp2 ribu. Sangat murah!. Namun jika ingin menggunakan jasa pemandu, maka dikenai biaya Rp75 ribu.

Lalu ada apa saja di taman purbakala ini?

Rumah Informasi
Bagi yang ingin mengetahui informasi mendalam terkait taman dan isinya, bisa datang ke rumah ini. Selain itu juga bisa melihat beberapa koleksi seperti guci, gerabah dan lainnya. Sangat disayangkan jika hanya sekadar berkunjung tanpa menelisik pengetahuan yang ada.

Benteng
Benteng yang dibangun bukanlah dari beton atau batu-batuan. Benteng purbakala ini berupa dua gundukan tanah yang berada disebelah barat dan timur lokasi ini. Untuk panjang bentengnya diperkirakan sekitar 300 meter (barat) dan 1200 meter (timur). Peneliti sejarah mempredikisi bahwa benteng ini digunakan untuk berlindung terhadap binatang buas.

Punden Berundak
Obyek ini yang sering digunakan untuk berfoto oleh para pengunjung. Ada beberapa punden yang sampai saat ini masih tersisa. Punden ini dulunya digunakan untuk ritual pemujaan. Bentuknya mengerucut menyerupai piramida, sehingga terkesan fotogenik untuk kalangan yang hobi berfoto. Salah satu yang menjadi ikon lokasi ini adalah punden berundak.

Batu Berlubang
Batu ini dipredisi digunakan sebagai alat menghaluskan bahan makanan. Benda ini terbuat dari batu kali berwarna abu-abu. Dinamai batu berlubang karena ada lubang pada bagian batu tersebut.

Komplek Batu Mayat
Merupakan batu-batu besar yang disusun membentuk formasi persegi empat. Di tengahnya berdiri sebuah batu yang dinamai batu mayat. Batu mayat tersebut berbentuk lonjong yang kemudian ditancapkan ke dalam tanah.

Kolam Megalitik
Kolam yang diprediksi sebagai tempat untuk mandi ini berada di sebelah timur taman. Sampai saat ini kolam masih berisi air. Anda bisa merendam kaki anda di kolam ini setelah puas berkeliling taman.

Dolmen Taman
Dolmen ini merupakan benda yang digunakan untuk meja pada jaman tersebut. Meja itu diprediksi sebagai tempat untuk menaruh sesaji.
Dari benda-benda peninggalan tersebut bisa sejenak membayangkan mengenai kehidupan pada jaman purbakala. Kemudian bisa menambah wawasan anda terhadap ilmu sejarah ataupun purbakala.

Taman ini juga memiliki beberapa sudut yang memang cantik, sehingga menimbulkan kesan yang fotogenik. Artinya, bisa berwisata mengulik sejarah sembari berfoto-foto.

Ajak buah hati ke tempat ini untuk mengenalkan bagaimana kehidupan pada jaman purbakala dahulu.

Sebelum memasuki kawasan taman purbakala, sebaiknya mengunjungi rumah informasi terlebih dahulu. Biasanya di rumah ini terdapat petugas yang dapat menemani perjalanan anda berwisata sejarah. (SB-08)

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong