Logo Saibumi

Tulis Status di Facebook, Warga Kedaton Dibui Selama 7 Tahun

Tulis Status di Facebook, Warga Kedaton Dibui Selama 7 Tahun

Terdakwa Arif Suparman (23) Warga Bumi I Kampung Baru, Kedaton, Bandarlampung  tertunduk diam saat mendengar vonis hakim  pasal 45 A ayat (2) UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang infomasi dan Transaksi Elektronika dengan hukuman 7 tahun penjara | Siska/Saibumi.com

Saibumi.com, Bandar Lampung- Masyarakat Lampung berkata di Sosial Media (Sosmed)  haruslah berhati-hati. Kalau tidak akan menjadi belati bagi diri sendiri, berurusan dengan polisi yang berujung masuk bui.

Sebagai contoh, di pengadilan Negeri Tanjungkarang kelas 1A Bandar Lampung, menggelar sidang atas nama terdakwa Arif Suparman (23) Warga Bumi I Kampung Baru, Kedaton, Bandarlampung, yang divonis 7 tahun pidana penjara tekait kasus UU ITE.

"Terdakwa Arif Suparman terbukti salah telah menyebarkan berita Hoax dan Memprovokasi khalayak ramai, tentang ujar kebencian," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Tri Joko Sucahyo dalam dakwaannya, Selasa 16April 2019.

Terdakwa, lanjutnya, melanggar pasal 45 A ayat (2) junto pasal 28 ayat (2) UU RI nomor 19tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang infomasi dan Transaksi Elektronika terancam hukuman 7 tahun penjara.

"Terkait dengan undang undang IT tentang infomasi dan transaksi Elektronik. Dimana terdakwa dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antar golongan (SARA)," imbuh JPU.

Bermula pada bulan Desember 2019, terdakwa mendapat kabar dari group whatsapp adanya petadingan sepakbola All Star Provinsi Lampung VS Persija Jakarta. Dari percakapan group tersebut terdakwa mendapatkan gambar atau logo pertandingan yang oleh terdakwa logo tersebut disimpan di galeri Handphone merk OPPO A 33W warna putih milik isteri terdakwa.

"Sebagai anggota Viking Lampung (Suporter Persib Bandung) terdakwa sangat antusias ingin melihat pertandingan tersebut. Yang mana sebelumnya ada history yang tidak menyenangkan antara Viking dan The Jak ( Suporter Persija Jakarta ) sehingga terdakwa ingin mengajak suporter lainya yang tidak menyukai The Jak untuk hadir dalam pertandingan tersebut," paparnya.

Pada 2 Januari 2019, sekira pukul 20.00 WlB atau setidaknya pada waktu lain dalam bulan Januari tahun 2019, bertempat di rumah terdakwa yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Tanjungkarang. Terdakwa dengan menggunakan Handphone Merk OPPO A33W wama putih dengan  Nomor Hp 089628958223.

lalu terdakwa masuk ke Aplikasi Facebook clan Log In akun Facebook atas nama Arif Suparman milik terdakwa dan menulis di kolom status Yaitu "Rapatkan barisan yang ada di Lampung maupun di luar Lampung jak mania tai anjing".(SB13)

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong