Logo Saibumi

Pemprov Lampung Apresiasi Upaya Kementan Dalam Membangun dan Mendorong Ekspor

Pemprov Lampung Apresiasi Upaya Kementan Dalam Membangun dan Mendorong Ekspor

Ist

Saibumi.com,Terbanggi Besar - Pemerintah Provinsi Lampung  melalui Asisten II Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan,hadir  melepas ekspor dan mengapresiasi upaya Kementan  dalam membangun dan mendorong ekspor komoditas pertanian di wilayahnya.

Ia berharap program galakkan ekspor ini dapat terus ditingkatkan untuk komoditas lainnya, Akses pasar nanas asal Indonesia ke Cina hingga saat ini masih dalam proses negosiasi.  Protokol kerjasama karantina kedua negara masih dalam proses. Karantina China dalam hal ini General Administration and Customs of the Repiblic of China (GACC) berkomitmen akan memprioritaskan nanas asal Indonesia  masuk kenegaranya. 
 
Adapun tahapan protokol nanas lanjutan berupa kunjungan atau field visit ke PT.Great Giant Pinneaple  oleh tim GACC . Dijadwalkan pertemuan ini dalam rangkaian kunjungan balasan Presiden  RI di Beijing pada akhil bulan April tahun 2019. "Alhamdulilah, kita sudah masuki tahap akhir, semoga dalam waktu dekat nanas dan buah naga kita dapat tembus pasar Cina," kata Ali Jamil, Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), Kementerian Pertanian saat melepas ekspor nanas dan pisang di Tebanggi, Lampung Tengah, Semalam,24 April 2019.
 
Jamil menyampaikan bahwa sebagai tindak lanjut harmonisasi protokol karantina  akan ditandatangani oleh Menteri Pertanian. "Diagendakan bersamaan dengan kunjungan balasan Presiden Jokowi ke Cina nanti," jelasnya.
 
Direktur PT GGP, Welly Soegiono mengapresasiasi upaya yang dilakukan Kementerian Pertanian melalui Barantan guna membuka akses pasar khususnya untuk nanas. Menurut Welly, jika ekspor nanas bisa masuk ke China, Indonesia bisa memperoleh devisa sebesar USD 50 juta. Peluang pangsa pasarnya sangat besar, jangan sampai kita kalah dari negara produsen nanas lainnya.
 
Turut hadir pada pelepasan ekspor buah unggulan asal Lampung Tengah adalah Direktur Jendral Hortikultura, Dr. Suwandi, Anggota Komisi IV dan dinas terkait. Masing-masing adalah pisang segar sebanyak 20,7 ton setara dengan Rp. 164,2 juta ke Cina  dan nanas dalam kemasan kaleng sebanyak 16,2 ton tujuan Spanyol. Momentum ekspor ini perlu terus kita galakkan guna memberi dorongan  bagi petani, pelaku usaha dan jajaran pemerintah untuk terus tingkatkan kinerja eksportasi.
 
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan telah dirilis Kementan, eksportasi kedua komoditas buah ini masing-masing nanas meningkat 1.520% dan pisang naik 706,2% selama kurun waktu 4 tahun terakhir.
 
Jamil menambahkan bahwa kedua komoditas ini dipasarkan ke negara-negara di benua Eropa, Timur Tengah, Asia dan Asia Tenggara. "Percepatan layanan perkarantinaan diperlukan guna menjaga daya saing produk kita dipasar global,"ujarnya. 
 
Selain layanan berbasis online, layanan inline inspection juga terus ditingkatkan. Layanan tindakan karantina ini berdasarkan pendekatan sistem mitigasi resiko  atau control approach system on risk management di gudang pemilik. "Petugas kami yang datang, lebih cepat namun  tetap mematuhi persyaratan perkarantinaan negara mitra dagang," tambah Jamil.
 
Gubernur Lampung yang diwakili oleh Taufik Hidayat, Asisten II Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, yang hadir dan melepas ekspor juga mengapresiasi upaya Kementan  dalam membangun dan mendorong ekspor komoditas pertanian di wilayahnya. Ia berharap program galakkan ekspor ini dapat terus ditingkatkan untuk komoditas lainnya.
 
Disaat yang sama, Kepala Barantan juga menyerahkan aplikasi peta potensi produk pertanian ekspor, i-MACE. Indonesia Mapping Agricultural Commodities Export ini merupakan aplikasi yang dapat memberikan informasi data eksportasi berupa jenis, jumlah dan asal daerah. Data diambil dari sistem otomasi data di Barantan."Harapannya penggunaan aplikasi ini bisa memberi masukan bagi penyusunan kebijakan pembangunan pertanian, khusunya produk unggulan. Jadi makin banyak ekspor pertanian asal Lampung," pungkas Jamil.
 
Narasumber :
1. Ir. Taufik Hidayat, MM, MEp- Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung
2. Ali Jamil, PhD - Kepala Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian
3. Welly Soegiono - Direktur PT Great Giant Pinneapple.(SB05)
#

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong