Logo Saibumi

Naas! Seorang Pria Warga Panjang Tewas Diserempet Kereta Api

Naas! Seorang Pria Warga Panjang Tewas Diserempet Kereta Api

Beberapa Pegawai Kereta Api bersama sejumlah Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) terpantau sedang membantu membawa jenazah Salahudin, Korban Kecelakaan Kereta Api di Stasiun Tarahan Panjang Bandarlampung, Rabu 10 April 2019 sekitar pukul 17.00 WIB untuk diantarkan kerumah duka | Ist

Saibumi.com, Bandar Lampung- Salahudin (44), terserempet Kereta Api diperlintasan liar Emplasemen Stasiun Srengsem Panjang Bandarlampung, Rabu 10 April 2019. Akibat kejadian tersebut, warga Serengsem Gg BW RT 08/1 Panjang itu akhirnya meninggal dunia.

Berdasarkan Keterangan saksi di lokasi kejadian, Aan, warga Bandarlampung yang melintasi wilayah tersebut menceritakan, kejadian kecelakaan kereta api terjadi pukul 12.00. Pada saat itu, korban yang menggunakan sepeda motor menyeberang di perlintasan kereta api.

"Di Jalur lurus srengsem, itu kejadiannya. Pas jam istirahat, pada saat itu tidak banyak orang karena memang lagi adzan dzuhur," kata Aan.

Pada saat itu, sambungnya, korban dilihat akan menyeberangi kereta api dari arah jalan raya menuju sebuah gg ke arah rumahnya. Dan tampak terburu-sehingga tidak mendengarkan suara suling Kereta Api.

"Ada suara adzan, ada suara kereta api udah klakson. Saya ngeliat dia mau nyebrangin rel. Memang dia nggak tengok kanan kiri, jadi dikiranya bakal berhenti. Ternyata si korban ini terus nyebrang," jelasnya.

Saat terdengar suara benturan, warga sekitar kemudian berkerumun melihat kejadian tersebut. Diketahui adanya korban terserempet kereta api, warga langsung membawa ke Puskesmas Panjang untuk mendapatkan pertolongan pertama.

"Saya juga nggak terlalu perhatiin si. Ketika ada suara 'gubraak' barulah warga pada ngumpul. Dia yang tadinya di jalur kiri, mental ke jalur kanan di rel," ungkapnya.

Hal senada disampaikan Manager Humas PT.Kereta Api Divre IV Tanjungkarang, Sapto Hartoyo menuturkan, telah terjadi kecelakaan Kereta Api di km 5+7/8  emplasemen serengsem KA 11066 Babaranjang.

"Kereta Babaranjang di temper kendaraan motor yang dikendarainya seorang warga bernama Salahudin. Korban mengalami luka kemudian dibawa ke  puskesmas panjang," ucapnya.

Sapto juga menghimbau kepada para pengguna jalan raya, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan sebaiknya jangan melintasi rel kereta dengan terburu buru terlebih di lintasan kereta api tanpa palang pintu.

"Kecelakaan di lintasan rel kereta api hampir semuanya berakhir dengan korban jiwa. Selalu waspada dan berdoa sebelum berangkat menggunakan kendaraan bermotor," tuturnya.

Dari Pantauan Saibumi.com, Salahudin dilarikan ke Rumah Sakit Abdul Moeloek dan mendapatkan perawatan Instalasi Gawat Darurat. Saat itu, kondisinya luka luka, dan kedua telapak kaki putus. Korban pun akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 17.00 WIB dan dibawa kerumah duka.(SB13)

#

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong