Logo Saibumi

Maret 2019, Terjadi Inflasi di Kota Bandar Lampung pada 10 Komoditi

Maret 2019, Terjadi Inflasi di Kota Bandar Lampung pada 10 Komoditi

Foto: Siska/Saibumi.com

Saibumi.com, Bandar Lampung - Perkembangan harga berbagai komoditi di Kota Bandar Lampung pada Maret 2019 secara umum mengalami peningkatan.

Berdasarkan hasil pemantauan harga oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 135,02 pada Februari 2019, menjadi 135,49 pada Maret 2019.

Kepala BPS Provinsi Lampung, Yeane Irmaningrum S, MA, menjelaskan, 10 komoditi yang memberikan andil inflasi terbesar selama Maret 2019 adalah tomat sayur 0,14 persen, bawang merah 0,12 persen, cung kediro 0,07 persen dan pemeliharaan/service 0,07 persen.

Kemudian, cabai merah 0,07 persen, bawang putih 0,06 persen, daging ayam ras 0,02 persen, gula pasir 0,01 persen, perbaikan ringan kendaraan 0,01 persen, dan jengkol 0,01 persen.

"Inflasi Kota Bandar Lampung menempati peringkat ketujuh dari 82 kota yang diamati perkembangan harganya. Dari 82 kota, 51 kota mengalami inflasi dan 31 kota mengalami deflasi," ujar Yeane.

Dia menjelaskan, inflasi tertinggi terjadi di Ambon sebesar 0,86 persen, sedangkan inflasi terendah terjadi di Tangerang dan Bekasi masing-masing sebesar 0,01 persen.

Untuk deflasi tertinggi terjadi di Tual sebesar 3,03 persen, sedangkan deflasi terendah terjadi di Sampit, Palembang, dan Batam masing-masing sebesar 0,01 persen.

"Kota Bandar Lampung pada Maret 2019 berdasarkan penghitungan inflasi tahun  kalender (point to point) mengalami inflasi sebesar 0,25 persen, dan inflasi year on year (yoy) adalah sebesar 1,57 persen," jelas Yeane.

Pada Maret 2019, empat kelompok pengeluaran mengalami inflasi, yaitu kelompok bahan makanan sebesar 1,15 persen, kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan 0,55 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,08 persen serta kelompok sandang 0,05 persen.

"Sebaliknya, dua kelompok mengalami deflasi yaitu kelompok kesehatan sebesar 0,12 persen, serta kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,05 persen," kata Yeane.

Sementara, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga tidak mengalami perubahan indeks.

"Untuk Maret 2019, Kota Bandar Lampung mengalami inflasi sebesar 0,35 persen, karena adanya kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 135,02 pada Februari 2019 menjadi 135,49 pada Maret 2019," ungkap Yeane.

Dari tujuh kelompok pengeluaran, empat kelompok mengalami inflasi atau kenaikan indeks di Kota Bandar Lampung, yaitu kelompok bahan makanan mengalami inflasi sebesar 1,15 persen, kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan 0,55 persen, kelompok makanan jadi, minuman, tembakau dan rokok 0,08 persen serta kelompok sandang 0,05 persen.

"Sebaliknya, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar mengalami deflasi (penurunan indeks) sebesar 0,05 persen dan kelompok kesehatan 0,12 persen. Sedangkan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga tidak mengalami perubahan indeks," terang Yeane.

Sementara sumbangan kelompok pengeluaran umum dalam pembentukan inflasi pada Maret 2019 adalah sebesar 0,35 persen.

Empat kelompok pengeluaran tersebut yaitu kelompok bahan makanan memberikan andil pada pembentukan inflasi sebesar 0,26 persen, kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,09 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau dan kelompok sandang masing-masing memberikan andil inflasi sebesar 0,01 persen.

Sebaliknya, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar; dan kelompok kesehatan masing-masing memberikan andil deflasi sebesar 0,01 persen. Sedangkan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga tidak mengalami perubahan indeks. (SB-13)

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong