Logo Saibumi

Modus Test Ride, TNI Gadungan Bawa Kabur Motor Warga Bandar Lampung

Modus Test Ride, TNI Gadungan Bawa Kabur Motor Warga Bandar Lampung

Kanit Reskrim Polsek Sukarame Ipda Gustomi Dendi didampingi Humas Polresta Bandar Lampung Titin Maezunah, saat ekspose kasus | Foto: Siska/Saibumi.com

Saibumi.com, Bandar Lampung - Petugas Polsek Sukarame, Bandar Lampung, membekuk anggota TNI gadungan yang kerap melakukan penggelapan kendaraan bermotor di media sosial Facebook.

Pada aksi yang ketiga kalinya ini akhirnya tercium aparat kepolisian berdasarkan laporan korban. Pelaku lalu diamankan beserta barang bukti.

BACA JUGA: Sidang Dugaan Pelanggaran KEPP KPU Pesibar Digelar di Bandar Lampung

Kanit Reskrim Polsek Sukarame, Ipda Bustomi Dendy, mengungkapkan, kejadian ini berawal pada Selasa, 26 Februari 2019, sekira pukul 20.30 WIB, terjadi pencurian dan penggelapan motor Kawasaki Ninja bernomor polisi BE 4480 CT di Jalan Soekarno Hatta, Sukarame, Bandar Lampung.

"Bermula saat korban bernama Roby mem-posting motornya yang hendak dijual melalui Facebook. Kemudian pelaku dengan akun Adlan  Purnama menghubungi korban lewat WhatsApp. Lalu keduanya sepakat COD (bertemu) di Jalan Soekarno-Hatta untuk transaksi jual beli," kata dia, saat eskpose kasus yang digelar di Polsek Sukarame, Selasa, 19 Maret 2019.

Saat bertemu, pelaku yang diketahui bernama Rama Gusti Putra (35) alias Adlan Purnama itu mengenakan kaos berwarna hijau. celana panjang loreng dan sepatu PDL layaknya anggota TNI.

Untuk lebih meyakinkan korban, dalam perbincangan Rama mengaku berdinas di Satlog, Bandar Lampung berpangkat Sertu.

Pelaku beralibi ingin mencoba test ride motor korban. Setelah diberikan, pelaku justru melarikan diri menggunakan motor milik korban.

Akibatnya, korban mengalami kerugian satu unit motor yang ditaksir senilai Rp 16 juta.

"Pelaku mengenakan seragam TNI untuk meyakinkan korban. Jadi setelah korban percaya, kesempatan pelaku membawa motor korban," ungkap Bustomi.

Setelah mendapat laporan, polisi melakukan penyelidikan, berpura pura ingin transaksi dengan pelaku.

"Kita chatting dengan pelaku. Setelah mendapat informasi bahwa yang bersangkutan bukan TNI, kita melakukan penangkapan," jelas Bustomi.

Pelaku dibekuk di Desa Surabaya, Ketibung, Lampun Selatan dan mengamankan barang bukti satu unit motor serta seragam dan foto berpakaian TNI lengkap. Pelaku diamankan pada 6 Maret 2019, pukul 18.30 WIB.

Pelaku mengaku sudah tiga kali melakukan penggelapan dengan modus yang sama.

Atas perbuatannya, Rama dijerat Hukum Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan dan tindak pidana penipuan dengan ancaman penjara maksimal 4 tahun, atas Pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP.

"Kami menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati transaksi pembelian melalui online," kata Bustomi. (SB-13)

BACA JUGA: DPD Aspeknas Lampung Lakukan Pembenahan Internal

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong