Logo Saibumi

Kasus Incest di Pringsewu, KPAI Minta Bupati Tuntas Tangani Nasib Korban

Kasus Incest di Pringsewu, KPAI Minta Bupati Tuntas Tangani Nasib Korban

Tiga tersangka pelaku incest atau hubungan sedarah di Lampung ditangkap polisi. | Foto: Dok. Polres Tanggamus

Saibumi.com, Pringsewu - Kasus incest (hubungan intim sedarah) terjadi di Kabupaten Pringsewu, Lampung.

Polisi menangkap tiga tersangka yakni ayah kandung korban berinisial M (45), kakak korban berinisial SA (24) dan adik korban berinisial YF (15). Korban merupakan perempuan berinisial AG (18).

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengecam adanya kasus incest yang dilakukan ayah, kakak, dan adik kandung di wilayah Kabupaten Pringsewu, Lampung.

KPAI meminta pemerintah setempat menjamin penanganan dan pemulihan terhadap korban hingga tuntas.

"Kami meminta Bupati Pringsewu, Lampung, mengembangkan model-model pencegahan agar kejadian serupa tak terulang lagi. Selain itu, kami meminta Bupati agar melakukan pemulihan terhadap korban hingga tuntas," kata Ketua KPAI Susanto, lewat pesan singkat, Sabtu, 23 Februari 2019.

Dia mengutuk tindakan biadab dari ayah yang menyetubuhi anak kandung sendiri. Menurut dia, perbuatan ayah tersebut di luar nalar manusia.

"Ini kejadian di luar akal sehat. Ayah seharusnya menjadi pelindungan utama justru melakukan hal yang tak wajar," ujarnya, dilansir detik.

Susanto mengatakan pihaknya akan terus mengawasi proses penanganan terhadap korban incest tersebut. Selain itu, KPAI akan terus memantau proses hukum terhadap ketiga pelaku.

"Kami akan mengawasi proses penanganan yang dilakukan. Yang harus dipastikan adalah pengawasan proses hukum terhadap pelaku dan penanganan terhadap korban," ujarnya.

Penangkapan ketiganya dilakukan berdasarkan laporan polisi No.Pol: LP/B-18/II/2019/PLD LPG/RES TGMS/SEK SUKO. Mereka ditangkap berdasarkan laporan Tarseno (51), anggota Satgas Merah Putih Perlindungan Anak Pekon Panggungrejo.

Ketiganya ditangkap di rumah tanpa perlawanan sekitar pukul 21.00 WIB. Dari lokasi, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa beberapa helai baju serta celana milik tersangka dan korban.

Para tersangka kemudian dibawa ke Polsek Sukoharjo untuk diperiksa. Penanganan kasus ini dan para tersangka kemudian dilimpahkan ke Unit Perempuan PPA Satreskrim Polres Tanggamus.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas mengatakan korban incest tersebut merupakan penyandang disabilitas. Korban disebut sudah diperkosa para tersangka sejak 2018.

"Kondisi korban dalam keadaan disabilitas atau keterbelakangan mental," kata Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto. (*/SB-01)

#

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong