Logo Saibumi

Bocah di Lamtim Alami Pendarahan Usai Dicabuli Tetangga

Bocah di Lamtim Alami Pendarahan Usai Dicabuli Tetangga

Gambar Ilustrasi

 
Saibumi.com, Lampung Timur - Kasus pencabulan kembali terjadi di Lampung Timur. Seorang bocah berusia 6 tahun berinisial AB mengalami pendarahan usai dicabuli SY (38), tetangganya, warga Margasekampung.
 
Nurpiah bibinya korban mengatakan, bahwa kejadian pencabulan pada Sabtu 5 Januari 2019. Saat itu dua anaknya bersama korban main di rumah.
 
Datang pelaku ke rumah dengan membawa beberapa buah rambutan. Lalu, pelaku memberikan rambutan kepada korban dan dua anaknya. Selepas itu, korban main tidur-tiduran di kamar.
 
"Saya mendapat cerita dari anak saya yang besar, bahwa si AB tiga kali ganti celana karena ada banyak darahnya," kata dia kepada Saibumi.com, Sabtu 23 Februari 2019.
 
Lantas Nurpiah mencari keberadaan tiga celana korban tetapi tidak ditemukan di rumah.
 
Kemudian ia menanyakan kepada korban mengapa mengalami pendarahan. Kemudian, Nurpiah memberitahukan kejadian pendarahan yang dialami korban kepada orang tuanya. Akhinya, korban dibawa oleh orang tuanya ke bidan karena mengalami pendarahan tidak wajar. Sedangkan, tiga celana korban tidak ditemukan di rumah.
 
"Awalnya dia tidak mengaku, setelah ditanya bidan baru ngaku bahwa si pelaku memasukkan jari ke kemaluannya," beber Nurpiah.
 
Kemudian, orang tua korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Margasekampung. Nurpiah, korban hingga saksi sudah diperiksa polisi.
 
"Kami sudah diperiksa tapi kami hanya diberikan surat rekomendasi visum dan tidak diberikan surat tanda penerimaan laporan (STPL)," ungkapnya.
 
Sementara itu, Polsek Margasekampung kecolongan lantaran terlambat mendapat informasi dari pamong desa dan masyarakat. Polsek mendapat informasi itu seminggu setelah kejadian. Akibatnya, anggota kepolisian setempat kesulitan dalam melacak pelaku yang sudah diketahui identitasnya tersebut.
 
"Kami tahu setelah mendapat laporan korban. Setelah itu kami periksa saksi-saksi," kata Kapolsek Margasekampung Iptu Biyanto.
 
Menurutnya, jika orang tua korban dan pamong desa setempat melapor atau memberikan kejadian itu kepada kepolisian, tentu dapat dilakukan penahanan terhadap pelaku.
 
"Kami masih melacak pelaku yang kabur setelah kejadian," ungkapnya. (*/SB-8)
 

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong