Logo Saibumi

Kasus Dugaan Gratifikasi Mustafa, KPK Periksa 10 Legislator Lampung Tengah

Kasus Dugaan Gratifikasi Mustafa, KPK Periksa 10 Legislator Lampung Tengah

Mantan Bupati Lampung Tengah, Mustafa | Foto: Istimewa

Saibumi.com, Lampung - Terkait kasus dugaan gratifikasi Mantan Bupati Lampung Tengah, Mustafa, KPK memeriksa pimpinan dan anggota DPRD kabupaten tersebut sebagai saksi di SPN Polda Lampung.

"Hari ini dilakukan pemeriksaan terhadap 10 orang dari unsur pimpinan dan anggota DPRD Lampung Tengah di SPN Polda Lampung, untuk tersangka Mus (Mustafa)," ujar Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah, kepada wartawan, Senin, 11 Februari 2019.

Para saksi dicecar soal informasi penerimaan uang terhadap Mustafa. Ada 40 orang anggota DPRD Lampung Tengah dan saksi lainnya yang rencananya diperiksa pekan ini.

"Pada para saksi didalami informasi tentang dugaan penerimaan uang dari bupati melalui perantara terhadap tersangka," ujar Febri, dilansir Detik.

Adapun anggota DPRD Lampung Tengah yang diperiksa hari ini ialah:
1. Riagus Ria, Wakil Ketua II DPRD Lampung Tengah
2. Joni Hardito, Wakil Ketua III DPRD Lampung Tengah
3. Evinitria, anggota Komisi I DPRD Kab Lampung Tengah
4. Hi Hakii
5. Yulius Heri Susanto, anggota Komisi I DPRD Kab Lampung Tengah
6. Made Arka Putra Wijaya, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kab Lampung Tengah
7. Saenul Abidin, anggota Komisi I DPRD Kab Lampung Tengah
8. Hi Singa Ersa Awangga, anggota Komisi I DPRD Kab Lampung Tengah
9. Ariswanto, anggota Komisi I DPRD Kab Lampung Tengah
10. Jahri Effendi, anggota Komisi I DPRD Kab Lampung Tengah.

Mustafa kembali dijerat KPK sebagai tersangka. Kali ini dia diduga menerima fee dari ijon proyek di Dinas Bina Marga Pemkab Lampung Tengah, dengan kisaran fee 10 hingga 20 persen dari nilai proyek. Total gratifikasi yang diterima Mustafa setidaknya Rp 95 miliar.

Sebelum kasus ini, Mustafa telah ditetapkan KPK sebagai tersangka pemberi suap dan telah disidangkan.

Mustafa pun dinyatakan terbukti bersalah menyuap sejumlah anggota DPRD, untuk menyetujui pinjaman daerah pada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan divonis 3 tahun dan denda Rp 100 juta subsider 3 bulan serta pencabutan hak politik selama 2 tahun. (*/SB-01)

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong