Logo Saibumi

Wapres JK Akui Anggaran Negara Bocor seperti Kata Prabowo

Wapres JK Akui Anggaran Negara Bocor seperti Kata Prabowo

Debat Capres 2014 | Foto: Istimewa

Saibumi.com, Lampung - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengakui adanya kebocoran anggaran negara, seperti diucapkan Calon Presiden (Capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto.

Berbeda dengan Jokowi yang meminta Prabowo lapor ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jusuf Kalla mengakui adanya kebocoran anggaran. Menurutnya, kebocoran terjadi karena korupsi di pemerintahan masih terus terjadi.

Meski demikian, JK menampik kebocoran anggaran mencapai angka yang disebutkan Prabowo, yakni 25% atau Rp 500 triliun.

"Iya tentu (kebocoran anggaran), kalau tidak bocor kenapa banyak aparat pemerintah yang tertangkap? Pasti (bocor). Tapi kesimpulannya tidak berlebihan," kata JK, di Kantor Pusat PMI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, dilansir Detik, Jumat, 8 Februari 2019.

Menurutnya, penyimpangan alokasi anggaran ditemui pada pos proyek pembangunan.

"Tentu semua korupsi salah, tetapi artinya tidak sebesar apa yang dikatakan itu (kebocoran 25%). Apalagi sekarang sudah banyak yang ditangkap, sehingga orang takut. Hanya betul-betul yang korupsi sekarang itu yang pemberani-pemberani, yang tidak takut ditangkap," papar JK, dilansir CNBCIndonesia.

"Menteri saja sembilan yang ditangkap, bupati 120, gubernur 19, ada negara seperti itu tidak? Tunjukkan satu negara yang anggota DPR-nya ada 40 ditangkap, yang kepala daerahnya 100 lebih, yang menterinya sembilan, coba cari negara yang seperti itu. Jadi memang ada korupsi, tetapi kita tekankan juga sangat keras (pemberantasannya)," lanjut JK.

Soal angka pasti kebocoran anggaran, JK menyebut sulit melakukan penghitungan. Namun, dia mengakui ada pejabat nakal yang meminta bagian sampai 15% dari nilai proyek.

"Tidak ada (perkiraan), sulit kita perkirakan. Bahwa kasus-kasus yang kita lihat itu, orang minta bagian 7%, ada 10%, tidak ada yang minta 25%. Yang paling nakal kira-kira 15 persen, yang masuk pengadilan ya saya tidak tahu yang lain," kata JK.

Sebelumnya, Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto kembali menyatakan soal kecoboran anggaran negara. Bahkan sejak debat capres 2014 lalu.

Di hadapan ribuan buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Prabowo menyatakan 25% anggaran negara telah bocor.

Putra dari begawan ekonomi Soemitro Djojohadikusumo ini menyatakan kebocoran anggaran negara telah dia hitung dan tulis dalam sebuah buku.

"Saya hitung dan saya sudah tulis di buku, kebocoran dari anggaran rata-rata, taksiran saya mungkin lebih, sebetulnya 25% taksiran saya anggaran bocor. Bocornya macam-macam," kata Prabowo, 6 Februari 2019. (*/SB-01)

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong