Logo Saibumi

Menkes: Pasien Kanker Tidak Kena Aturan Baru BPJS

Menkes: Pasien Kanker Tidak Kena Aturan Baru BPJS

Menteri Kesehatan Nila Moeloek | Foto: Istimewa

Saibumi.com, Lampung - Kementerian Kesehatan  (Kemenkes) akan menerapkan peraturan baru mengenai urun biaya dan selisih biaya untuk pasien BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan.

Terkait hal tersebut, Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek menjamin bahwa untuk pasien kanker pengobatannya tidak akan dibebankan.

Menkes Nila menyebutkan bahwa aturan baru seperti urunan bayar 10 persen biaya rawat inap, hanya berlaku untuk layanan berpotensi disalahgunakan.

Sedangkan layanan obat kanker dipastikan tidak termasuk di dalamnya.

"Ini hanya kepada yang melakukan moral hazard. Untuk pasien kanker sudah ada standarnya, misal dengan pengobatan, obat-obat itu harus diberikan, tidak ada bayar," kata Menkes Nila, dilansir dari Detik pada Rabu, 6 Februrai 2019.

"Masa orang kanker kita suruh bayar biaya. Tidak dong," lanjutnya.

Menkes Nila menerangkan contoh kasus yang ke depan mungkin dikenai biaya. Misalnya pasien hamil sengaja minta operasi caesar padahal bisa normal atau minta kenaikan kelas ruang rawat inap.

"Jangan salah (tapi) ini belum dibahas dengan organisasi profesi. Mana-mana yang bisa menimbulkan sesuatu yang tidak benar," pungkasnya. (*/SB-01)

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong