Logo Saibumi

Otak Pelaku Tewas Ditembak, Curanmor Komplotan Lampung Digulung

Otak Pelaku Tewas Ditembak, Curanmor Komplotan Lampung Digulung

Foto: Ilustrasi/Istimewa

Saibumi.com, Lampung - Komplotan pencuri kendaraan bermotor (Curanmor) kelompok Lampung yang dikenal sadis digulung polisi.

Otak pelaku komplotan curanmor tersebut terpaksa ditembak karena berusaha melawan petugas saat akan ditangkap.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, polisi meringkus empat komplotan pencurian motor, yakni DK alias S (27), A (27), A alias S (26) dan D (31) di Tangerang.

Satu diantaranya ditembak hingga tewas karena melawan.

"Kami tangkap empat orang pelaku di daerah Tangerang dan pelaku atas nama DK mencoba melawan petugas, sehingga terpaksa ditembak hingga meninggal dunia karena kehabisan darah," ujarnya pada wartawan, Senin, 4 Februari 2019.

Menurut Argo, kasus itu berawal saat polisi menerima laporan akan adanya pencurian motor di lima lokasi berbeda, yakni di Tangerang, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan. Bahkan, salah satunya ada yang menjadi viral, yakni di kawasan Tambora.

Polisi lantas melakukan penyelidikan kasus tersebut dan diketahui merupakan kelompok Lampung yang diduga sudah beraksi di belasan lokasi.

Total pelaku berjumla enam orang, dua pelaku lainnya kini berstatua DPO.

"Mereka beraksi tanpa kenal waktu dan tempat, mau sepi atau ramai mereka lakukan. Saat kepergok melakukan perlawanan mereka ancam melakukan penembakan," tutur Argo, dilansir sindonews.

Dia menjelaskan, dalam aksinya, para pelaku punya perannya masing-masing, DK sebagai kapten membuka paksa kunci kontak sepeda motor menggunakan kunci T dan membawa senpi untuk mengancam korbannya.

A mengendarai motor curian dan membonceng tersangka DK untuk meninggalkan lokasi.

Lalu S berperan memboncengi tersangka A untuk mencari sasaran sepeda motor dan mengawasi keadaan sekitar. D berperan memboncengi tersangka DK sekaligus juga mencari sasaran sepeda motor dan mengawasi keadaan tempat mereka beraksi.

"Dua pelaku lainnya yang sudah kami masukan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) berinisial AF dan SF," jelas Argo .

Pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dan Pasal 1 ayat (1) UU Darurat RI Nomor 12 Tahun 1952 dengan ancaman hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup. (*/SB-01)

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong