Logo Saibumi

Agus BN: Uang Fee Proyek Zainudin Sebagian Besar Dijadikan Aset

Agus BN: Uang Fee Proyek Zainudin Sebagian Besar Dijadikan Aset

Agus Bakti Nugroho atau Agus BN di Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang, Bandar Lampung, Senin, 14 Januari 2019 | Foto: Obbie Fernando/Saibumi.com

 
Saibumi.com, Bandar Lampung - Sidang lanjutan kasus dugaan suap Bupati Lampung Selatan (Lamsel) nonaktif Zainudin Hasan kembali digelar di Pengadilan Negeri Kelas 1A Tanjung Karang, Bandar Lampung, Senin, 14 Januari 2019.
 
Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan tujuh saksi, yakni Mantan Kadis PUPR Lamsel Anjar Asmara (sidang terpisah), Anggota DPRD Provinsi Lampung Agus Bakti Nugroho (sidang terpisah) dan Kabid Pengairan PUPR Lamsel Syahroni.
 
Kemudian, Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Lamsel Hemansyah Hamidi, Plt Bupati Lamsel Nanang Ermanto dan Ketua DPRD Lamsel Hendri Rosadi.
 
Agus Bakti Nugroho atau Agus BN menyebutkan bahwa Bupati Lampung Selatan Nonaktif Zainudin Hasan menerima uang fee proyek sebesar Rp10 miliar dari Kabid Pengairan PUPR Lamsel Syahroni. 
 
Agus BN mengaku, uang fee proyek dari beberapa rekanan sebagian besar dijadikan aset. Pembelian aset tersebut berdasarkan perintah Zainudin Hasan. 
 
"Uangnya untuk melunasi pembelian ruko milik Alzier, ada juga yang dipakai untuk pembelian vila dan ada yg dikasih ke wakil (Nanang Ermanto)," ujarnya. 
 
Ketika hakim menanyakan terkait asal uang yang dibelikan aset tersebut, Agus BN mengaku berasal dari Syahroni. 
 
"Dari Syahroni ada uang cash. Itu jumlahnya lupa, tapi lebih dari Rp 10 miliar. Kalau pembelian aset yang Rp500 juta itu juga perintah dari bapak (Zainudin Hasan)," sebut dia. 
 
Agus BN juga mendapatkan aliran dana fee proyek yang diberikan langsung oleh Syahroni dan Zainudin Hasan.
 
"Saya dikasih Syahroni Rp35 juta, kalau dari bapak (Zainudin Hasan) Rp100 juta," ujarnya.
 
Agus BN mengaku pernah menjadi staf khusus bupati Lamsel. Dia juga yang mengurusi berkas pencalonan Zainudin sebagai wakil gubernur bersama Herman HN. 
 
"Sebelumnya staf khusus bupati, itu ada SK-nya. Tugasnya membantu kinerja bupati. Sebelum staf khusus saya jadi advokat," ungkapnya. (SB-06)

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong