Logo Saibumi

Pemerintahan Jokowi, Indonesia Jadi Pengimpor Gula Terbesar di Dunia

Pemerintahan Jokowi, Indonesia Jadi Pengimpor Gula Terbesar di Dunia

Ribuan petani tebu dari berbagai daerah saat berunjukrasa di Taman Pandang Istana, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin, 28 Agustus 2017. | Foto: Istimewa

Saibumi.com, Lampung - Ekonom Faisal Basri mengkritik kebijakan impor gula oleh pemerintahan Jokowi. Dia memperlihatkan data yang menunjukkan impor gula Indonesia selama 2017-2018 mencapai 4,45 juta ton, tertinggi di dunia!

Ketua Komite Tetap Pengembangan Industri Derivatif, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Andi Bachtiar Sirang menjelaskan, impor gula sepanjang dua tahun terakhir memang demikian faktanya.

"Akhirnya pasar mengalami oversupply, sehingga di tahun 2019 ini dilakukan pengurangan alokasi impor raw sugar (gula mentah) hanya 2,8 juta ton," ujarnya, Rabu, 9 Januari 2019.

Bachtiar tidak menampik kemungkinan adanya 'pemburu rente' dalam kebijakan impor gula. Kendati demikian, dia menegaskan bahwa kebutuhan impor bagi pelaku industri gula rafinasi murni ditentukan oleh faktor supply dan permintaan.

"Bagi industri gula rafinasi itu murni supply & demand. Sementara, impor raw sugar untuk gula konsumsi biasanya karena produksi pabrik gula (PG) dalam negeri kurang, sehingga kementerian mengeluarkan surat penugasan kepada importir produsen," jelasnya, dilansir CNBC Indonesia.

Bachtiar pun mengakui, klaim Faisal Basri terkait harga gula di dalam negeri yang lebih mahal 2,4-3,4 kali lipat dibandingkan harga gula global memang benar adanya.

Hal ini disebabkan oleh tingkat produktivitas yang rendah dari pabrik-pabrik gula dalam negeri yang umumnya sudah dimakan usia dan perlu direvitalisasi. Kondisi di perkebunan tebu nasional juga tidak jauh berbeda.

"Iya betul. Ada faktor inefisiensi pada pabrik (off farm) dan kebun tebu (on farm)," pungkasnya. 

Pengimpor gula terbesar

Sebelumnya, ekonom Faisal Basri kembali mengritik tata kelola niaga pangan pemerintah. Kali ini, dia mengritik kebijakan impor komoditas gula.

Melalui cuitannya di media sosial Twitter Rabu pagi tadi, Faisal menyebut RI mendadak menjadi pengimpor gula terbesar di dunia menjelang pemilihan umum tahun ini.

Faaisal menunjukkan data negara-negara pengimpor gula utama dunia sepanjang 2017/2018. Hasilnya, Indonesia duduk di urutan pertama dengan mengimpor sekitar 4,45 juta metrik ton gula selama periode tersebut.

Volume ini melebihi impor gula China sebesar 4,2 juta metrik ton dan AS yang mencapai 3,11 juta metrik ton.

"Praktek rente gila-gilaan seperti ini berkontribusi memperburuk defisit perdagangan," tulisnya.

Faisal bahkan mengatakan pemerintah telah melakukan berbagai cara untuk menekan defisit neraca dagang, kecuali memerangi praktek ini dan memecat Menteri Perdagangan.

Tidak hanya hari ini, kemarin Faisal juga menyoroti harga eceran gula di Indonesia yang menurutnya lebih mahal 2,4 hingga 3,4 kali lipat dibandingkan harga gula dunia sepanjang Januari 2017 - November 2018.

"Impor gula rafinasi membanjir. Pemburu rente meraup triliunan rupiah. Mengapa semua diam?" cuitnya.

Faisal menunjukkan perbandingan pergerakan harga gula dunia yang bersumber dari data Bank Dunia dengan harga gula di pasar domestik yang bersumber dari data BPS.

Data tersebut menunjukkan, harga eceran gula dunia bergerak turun dari US$ 0,45 per kg di Januari 2017 ke level US$ 0,28 per kg di November tahun lalu.

"Harga eceran gula di Indonesia 2,4 hingga 3,4 kali lebih mahal dari harga gula Dunia selama Januari 2017 sampai November 2018. Impor gula rafinasi membanjir. Pemburu rente meraup triliunan rupiah. Mengapa semua diam?," tulis Faisal Basri.

Adapun harga gula di Tanah Air pada Januari 2017 rata-rata senilai US$ 1,1 per kg dan terus bergerak turun mencapai US$ 0,85 per kg di November 2018. (*/SB-01)

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong