Logo Saibumi

Impian Willys Lampung Community Untuk Tingkatkan Pariwisata Lokal

Impian Willys Lampung Community Untuk Tingkatkan Pariwisata Lokal

Willys Lampung Community (WLC) | Redaksi

Saibumi.com, Bandar Lampung – Memiliki hobi yang unik nampaknya tidak dimiliki setiap orang, namun ada salah satu komunitas yang mengumpulkan pecinta mobil jeep tua dengan menamakan diri Willys Lampung Community (WLC).

Ketua WLC, Muctar Yonas menjelaskan sejarah terbentuknya komunitas mobil tua ini dengan tujuan untuk melestarikan mobil asal amerika dan juga meningkatkan pariwisata Lampung.

"Sejarahnya dulu di Lampung, mobil ini (Jeep Willys) digunakan untuk angkutan umum, kalau di Amerika mobil ini dulunya mobil ini untuk perang. Karena kita mau melestarikan mobil ini, pada tahun 2007 kita bentuk sebuah komunitas dan sekarang anggotanya sudah sampai 75 unit," ungkapnya saat ditemui dalam kegiatan Gashuku nasional (GASNASWIL) wilayah II Sumatera 2018 yang berlangsung di Gedung Hall B PKOR Way Halim, Sabtu, 1 Desember 2018.

Sejak terbentuk di tahun 2007 tersebut, saat ini komunitas mobil tua ini sudah memiliki beberapa cabang atau chapter di berbagai daerah seperti Bandar Lampung, Lampung Selatan, Metro, Tanggamus, Pringsewu dan Tulang Bawang.

Namun, mungkin tidak banyak yang tahu cara membadakan antara mobil di tahun tua maupun mobik yang masih muda. Secara kasat mata mobil berjenis jeep ini bisa dilihat dari interior lampu utamanya. 

"Paling tua itu tahun 1941 yang paling muda tahun 1952. Perbedaannya itu pada letak lampunya, kalau yang tua lampu depannya masih di dalam, kalau yang muda sudah di luar lampunya," sambungnya. 

Ternyata mobil setua ini juga masih mampu untuk touring jauh, tidak disangka-sangka mobil yang umurnya sudah mencapai puhuan tahun tersebut, mampu touring hingga berkeliling pulau Jawa.

"Sebagian mobilnya sudah diganti dengan mesin Kijang (Toyota Kijang) untuk touring. Kalau touring kita banyak ke daerah Jawa, seperti ke Gunung Merapi, Bromo kalau daerah seperti Bandung, Purwekerto," jelasnya. 

Dilihat dari tampilan, sebagian mobil di komunitas ini memakai atap terbuka. "Itu hebatnya, jadi kalau touring itu lebih asik atap terbuka. Kalau hujan ya kehujanan, panas juga kepanasan. Tapi disitulah asiknya, kalau hujan juga tetap jalan pakai jas hujan," ujarnya. 

Ia mengharapkan untuk mobil tua seperti ini agar lebih diperhatikan oleh pemerintah setempat, karena ini juga untuk meningkatkan daya tarik wisata khususnya di Lampung. Selain itu, agar lebih banyak lagi yang tergabung di komunitas Jeep Willys ini.(SB-06)

Info lebih lengkap tentang Willy Lampung Community yuk simak video dibawah ini, jangan lupa like dan subscribe!

 

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong