Logo Saibumi

Nafkahi Keluarga, Alasan Gilang Terlibat Kasus Suap Bupati Lamsel

Nafkahi Keluarga, Alasan Gilang Terlibat Kasus Suap Bupati Lamsel

Terdakwa Gilang Ramadhan saat menjalani sidang pleidoi di Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang, Bandar Lampung, Rabu, 28 November 2018 | Obbie Fernando/Saibumi.com

Saibumi.com, Bandar Lampung - Direktur CV 9 Naga dan PT Prabu Sungai Andalas, Gilang Ramadhan (28) yang terlibat kasus suap Bupati Lampung Selatan (Lamsel), kembali menjalani persidangan, dengan agenda pembelaan terdakwa (pledoi) di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Tanjungkarang, Bandar Lampung, Kamis, 6 Desember 2018.

Sebelum Penasihat Hukum (PH) Luhut Simanjutak membacakan surat pledoi di persidangan, terdakwa Gilang meminta sedikit waktu untuk membacakan surat pledoi yang ditulisnya sendiri. Sebelumnya, Gilang dituntut tiga tahun penjara oleh JPU dari KPK.

Dalam surat tersebut, Gilang Ramadhan meminta maaf kepada keluarganya karena telah mengecewakan mereka.

"Saya meminta maaf kepada orang tua saya, istri, anak-anak saya, serta teman dekat, apabila mengecewakan atas kasus yang menimpa saya," ujarnya di persidangan.

Atas kasus ini, Gilang mengakui segala kesalahan yang telah diperbuatnya. Dia mengaku melakukan perbuatan ini karena ingin memberikan nafkah dan membahagiakan keluarganya.

"Apa yang saya lakukan semata-mata untuk menafkahi keluarga. Saya mohon hukuman seringan-ringannya, seadil-adilnya kepada majelis hakim dalam persidangan ini," pinta Gilang.

Setelah itu, PH membacakan pledoi. Sidang akan dilanjutkan pada Rabu, 12 Desember 2018 dengan agenda vonis terdakwa.

Diketahui sebelumnya, Direktur CV 9 Naga Gilang Ramadhan juga ikut terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK beberapa bulan lalu, bersama Bupati Lampung Selatan (Lamsel) nonaktif Zainudin Hasan.

Di persidangan, Gilang Ramadhan yang didampingi Penasehat Hukum Luhut Simanjutak didakwa telah melakukan gratifikasi untuk mendapatkan 15 paket proyek di Dinas PUPR Lampung Selatan, dengan total anggaran mencapai Rp1,4 miliar.

Selama persidangan berlangsung, JPU KPK telah menghadirkan 24 orang saksi untuk memberikan keterangan, terkait tindak pidana korupsi (Tipikor) di lingkungan Dinas PUPR Lampung Selatan tersebut. (SB-06)

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong