Logo Saibumi

Terduga Pembunuh Keluarga di Lamtim Menyerahkan Diri, Ini Penyebabnya

Terduga Pembunuh Keluarga di Lamtim Menyerahkan Diri, Ini Penyebabnya

OLAH TKP - Polisi sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan antarfamili di Labuhan Maringgai, Lampung Timur. | Foto: Nurman/Saibumi.com

Saibumi.com, Lampung Timur - Aparat Polres Lampung Timur mendatangi kediaman mendiang Alfahir, korban pertikaian, di Desa Muara Gading Mas, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur (Lamtim), Ahad 1 Desember 2018, petang.

Kasatreskrim AKP Sandi Galih Putra menyatakan, pihaknya saat ini masih di rumah duka korban pertikaian, sekaligus mengambil keterangan saksi tentang penyebab dan kronologi kejadian yang berujung maut tersebut.

"Pelaku sudah menyerahkan diri ke Polsek Labuhan Maringgai. Ini masih di rumah duka. Saksi masih kami periksa, semua saksi di rumah duka," kata dia saat dihubungi Saibumi.com, pada petang ini.

Dia menegaskan, penyidik belum menarik kesimpulan penyebab pertikaian yang menewaskan dua orang dan dua korban lain terluka, karena saat ini suasana di kediaman korban sedang berkabung.

"Untuk sementara penyebab pertikaian diduga masalah rumah tangga. Detailnya dimana, itu yang masih kami dalami," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, pertikaian warga yang masih kerabat terjadi pada Sabtu, 1 Desember 2018, petang. Akibatnya dua orang meninggal dunia, serta dua lainnya terluka akibat benda tajam dan batu.

Dua korban meninggal adalah Alfahir alias Iing (56) dan keponakannya, Lukman alias Oman (17). Sedangkan, tiga korban terluka adalah Husen (53) dan anaknya, Muhammad Yordan alias Amak (19).

Informasi yang dihimpun Saibumi.com, AL (29) yang diduga sebagai pelakunya merupakan keponakan Alfahir alias Iing. Sedangkan, Muhammad Yordan alias Amak dan Lukman alias Oman merupakan anaknya Husen. Keempat korban tersebut terlibat pertikaian secara beruntun dengan AL.

Peristiwa ini berawal saat AL membabat rumput didatangi Alfahir alias Iing membawa celurit dan Lukman alias Oman. Tanpa diketahui penyebabnya, mereka berkelahi. Alfahir mengalami luka bacok di kepala dan dada hingga tersungkur.

Mamat yang masih bagian keluarga mereka mengetahui kejadian itu berusaha melerai pertikaian.

Kemudian, Hasan yang merupakan adik AL datang ke lokasi pertikaian. Kemudian, Lukman alis Oman melempari sebuah batu ke Hasan dan mengenai kakinya.

Melihat Hasan dilempari batu oleh Lukman alias Oman membuat AL kalap. Kemudian, AL mengejar Lukman alias Oman. AL membacok Lukman alias Oman dengan membabi buta mengenai kepala, tangan dan badan. Selanjutnya, AL dibawa pulang oleh Mamat menaiki perahu di sungai.

Pertikaian pun berlanjut di rumah AL. Pelaku didatangi oleh Husen dan terjadilah pertikaian. Kemudian, Husen pulang untuk mengambil golok ke rumah yang jaraknya 15 meter dari rumah AL.

Namun, Fauzan yang juga masih kerabat para korban merebut golok dari tangan Husen. AL kembali menyerang dengan mengejar Husen yang saat itu di rumah. Husen mengalami luka di kepala karena dipukul oleh AL menggunakan batu. (SB-08)

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong