Logo Saibumi

Pertikaian Keluarga di Lamtim Berujung Maut, Dua Tewas-Dua Lainnya Terluka

Pertikaian Keluarga di Lamtim Berujung Maut, Dua Tewas-Dua Lainnya Terluka

TEWAS DI TANGAN KERABAT - Jasad Lukman alias Oman yang meninggal dunia dalam pertikaian keluarga. | Foto Nurman Agung / Saibumi.com

Saibumi.com, Lampung Timur - Pertikaian warga yang masih terhitung famili berujung maut terjadi di Desa Muara Gading Mas, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, Sabtu 1 Desember 2018 petang.

Akibatnya, dua orang meninggal dunia, serta dua orang lainnya terluka akibat benda tajam dan batu.

Dua korban meninggal yakni Alfahir alias Iing (56) dan keponakannya, Lukman alias Oman (17). Sedangkan, tiga korban terluka yaitu Husen (53) dan anaknya, Muhammad Yordan alias Amak (19).

"Itu yang berantem masih satu keluarga. Kalau yang meninggal dan kritis dibawa ke puskesmas dan rumah sakit terdekat," kata Echa, warga sekitar kepada Saibumi.com, Ahad, 2 Desember 2018.

Informasi yang dihimpun Saibumi.com, AL (29) yang diduga sebagai pelakunya merupakan keponakan Alfahir. Sedangkan, Muhammad Yordan dan Lukman merupakan anaknya Husen. Keempat korban tersebut terlibat pertikaian secara beruntun dengan AL.

Peristiwa ini berawal saat AL membabat rumput dan didatangi Alfahir yang membawa celurit dan Lukman. Tanpa diketahui penyebabnya, mereka berkelahi. Alfahir mengalami luka bacok di kepala dan dada hingga tersungkur.

Mamat yang masih bagian keluarga mereka mengetahui kejadian itu berusaha melerai pertikaian. Kemudian, Hasan yang merupakan adik AL datang ke lokasi pertikaian. Lukman melempari sebuah batu ke Hasan dan mengenai kakinya.

Melihat Hasan dilempari batu oleh Lukman membuat AL kalap. Kemudian, AL mengejar Lukman. AL membacok Lukman dengan membabi buta mengenai bagian kepala, tangan dan badan. Selanjutnya, AL dibawa pulang oleh Mamat menaiki perahu di sungai.

Pertikaian pun berlanjut di rumah AL. Pelaku didatangi Husen dan terjadilah pertikaian. Kemudian, Husen pulang untuk mengambil golok ke rumah yang jaraknya 15 meter dari rumah AL.

Namun, Fauzan yang juga masih kerabat para korban merebut golok dari tangan Husen. AL kembali menyerang dengan mengejar Husen yang saat itu di rumah. Husen mengalami luka di kepala karena dipukul oleh AL menggunakan batu.

Sejauh ini, Saibumi.com belum dapat melakukan konfirmasi ke Kapolres Lamtim AKBP Taufan Dirgantoro dan Kapolsek Labuhanmaringgai Kompol Kadengan, meski telah mengirimkan pesan singkat.

Namun, pihak kepolisian setempat telah meminta keterangan saksi korban dan di lapangan untuk mengungkap penyebab pertikaian dalam keluarga tersebut. (SB-08)

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong