Logo Saibumi

Peneror Transmart Lampung Divonis 2,8 Tahun Penjara, Sang Ayah Menangis

Peneror Transmart Lampung Divonis 2,8 Tahun Penjara, Sang Ayah Menangis

Terdakwa Bintang Andromeda (25) saat menjalani sidang vonis di Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang, Bandar Lampung, Kamis, 20 September 2018 | Obbie Fernando/Saibumi.com

Saibumi.com, Bandar Lampung - Bintang Andromeda (25) warga Banyu Urip, Kabupaten Pringsewu divonis 2 tahun 8 bulan penjara atas kasus peneroran bom di Transmart Lampung, dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Bandar Lampung, Kamis, 15 November 2018.

Majelis Hakim yang diketuai Mansur memutuskan bahwa terdakwa Bintang Andromeda meyakinkan secara sah dan bersalah telah melanggar pasal 1 ayat 1 UU Darurat No. 12 Tahun 1951.

"Terdakwa telah terbukti secara sah dan bersalah dengan menjatuhkan pidana terhadap Bintang Andromeda selama 2 tahun 8 bulan penjara," ujar Mansur.

Putusan tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Andri Kurniawan, yang sebelumnya menuntut terdakwa selama 4 tahun penjara.

Diketahui sebelumnya, perbuatan terdakwa berawal pada Minggu, 15 Mei 2018. Terdakwa terinspirasi setelah menonton video trending topic di YouTube, yang berkaitan dengan tata cara pembuatan bom.

"Terdakwa merakit bom tersebut dengan menggunakan 5 buah paku, sepotong kabel, 1 buah botol minuman, dan 3 petasan yang kemudian menjadi bom rakitan," ujar Majelis Hakim.

Lalu Terdakwa memotong 1 buah botol menjadi 2 bagian kemudian memasukkan 3 petasan yang sudah disatukan dengan menggunakan lakban dan 5 buah paku. Terdakwa menyambungkan dengan seutas kabel setelah itu ditutup rapat.

Dari bom yang dirakit terdakwa, Ia berniat untuk meneror di tiga pusat perbelanjaan yang ada di Bandar Lampung termasuk Transmart Lampung dengan tujuan untuk membuat panik pengunjung Mall.

"Tedakwa beniat menyebar bom tersebut di Mall Boemi Kedaton, Transmart Lampung, Mall Kartini. Namun hanya di Transmart Lampung yang terlaksana. Tujuan terdakwa untuk membuat heboh dan membuat pengunjungnya ketakutan agar eksis di media sosial," pungkas Hakim.

Usai mendengar putusan itu, ayah terdakwa Suyanto menangis tersedu-sedu dan langsung memeluk anaknya Bintang Andromeda ketika keluar dari ruang sidang di Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang, Bandar Lampung. (SB-06)

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong