Logo Saibumi

Lembah Hijau Jadi Lokasi Utama Syuting Film Wahana Rumah Hantu

Lembah Hijau Jadi Lokasi Utama Syuting Film Wahana Rumah Hantu

Foto Eva Suryani Saibumi.com

Saibumi.com,Bandar Lampung - Bagi masyarakat Lampung harus menyempatkan diri untuk datang ke Bioskop terdekat untuk menyaksikan Film layar lebar berjudul "Wahana Rumah Hantu" yang akan segera tayang di Bioskop 40 kota di Indonesia.

Dalam film ini Provinsi Lampung dijadikan sebagai lokasi utama yang syuting pada tanggal 8 November 2018.

Film Wahana Rumah Hantu ini  sebanyak 90 persen dari pengambilan gambar Film ini dilakukan di Lampung dan 80 persennya bertempat di Lembah Hijau.
 
Selain melakukan syuting di Lampung, pemeran utama dan pembantu yang seluruh pemerannya menggunakan nama asli dan juga diambil penduduk lokal melalui proses audisi di Lampung ini merupakan Produk karya sutradara dan produser kenamaan Anto Lupus.
 
Dalam sesi wawancara Anto Lupus menjelaskan, film produk Komando Productions dan Swarna Productions itu memiliki cerita drama petualangan para remaja yang dibumbui dengan unsur horor di dalamnya sehingga karya tersebut pun diluluskan lembaga sensor untuk dapat ditonton di semua umur.
 
"Film ini 90 Persen syuting di Lampung. Kami syuting di Pahawang, sekolah Baitul Jannah, Lembah Hijau, Pulau Pahawang dan beberapa tempat lain di Kabupaten Pesawaran. Hanya 10 persen saya ambil gambar di Jakarta, karena angelnya tidak ada di Lampung," ujar Anto saat konferensi pers di Taman Wisata Lembah Hijau, Selasa,6 November 2018 
 
Anto mengungkapkan, sebelumnya tidak ada niatan memilih Lampung sebagai lokasi syuting. Namun setelah sempat berkunjung ke beberapa kota akhirnya Anto memilih Lampung, khususnya Pahawang dan Lembah Hijau sebagai lokasi pengambilan gambar.
 
Menurut Anto sudut dan model gambar yang diinginkannya seluruhnya sudah terdapat di Lampung terlebih Lembah hijau juga sangat mendukung sesuai judul filmnya. Sebab, wahana rumah hantu di Lembah hijau memiliki konsep yang berbeda, yaitu rumah hantu berupa kastil besar yang dibangun ditengah hutan, sehingga semakin menambah kehororan film itu.
 
"Lampung ini saya pikir punya studio alam, karena lengkap dan semuanya ada. Untuk pembuatan film selama 4 bulan, saya juga tidak pakai karakter, karena pemerannya pakai dan karakter aslinya. Sampai kepala desa di Pahawang pun ikut main dalam film ini. Saya pikir ini film dokumenter, tetapi punya drama," jelasnya.
 
Michele Masayu yang juga siswi SDIT Insan Kamil ini mengaku tidak mengalami kesulitan dalam proses syuting. Meskipun baru pertama berakting di depan kamera, Masayu mengatakan tidak menjadi masalah. Pasalnya, baik sutradara maupun kru cukup membantu dirinya dalam berakting sebagai hantu penguasa wahana rumah hantu.
 
"Gak ada kesulitan. Syuting juga lancar-lancar aja. Semoga penonton bisa suka," pungkasnya.(*)
 
 
Laporan wartawan Saibumi.com Eva Suryani

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong