Logo Saibumi

Residivis Jambret Ditembus Timah Panas

Residivis Jambret Ditembus Timah Panas

Tersangka Romi (26) saat diekspose oleh Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Senin, 17 September 2018 | Obbie Fernando/Saibumi.com

 
Saibumi.com, Bandar Lampung - Tim Tekab 308 Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Bandar Lampung berhasil membekuk seorang residivis jambret yang sudah 10 kali melancarkan aksinya.
 
Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Harto Agung Cahyono mengungkapkan, Polresta Bandar Lampung berhasil mengamakan Romi (26) warga Hanura Padang Cermin Kabupaten Pesawaran yang merupakan seorang jambret. 
 
"Pelaku yang sudah sangat meresahkan ini, kita amankan tadi malam (16/9) di wilayah Hanura. Tersangka sudah sekitar 10 kali melakukan penjambretan di wilayah Bandar Lampung," ungkapnya Senin, 17 September 2018.
 
Ia menambahkan, pelaku yang merupakan residivis kasus yang sama pada tahun 2015. Modus tersangka dengan mengincar korban yang baru mengambil uang di Anjungan Tunai Mandiri (ATM).
 
"Pelaku mengikuti korbannya yang baru mengambil uang diri ATM, kemudian di ikuti dan saat melintas di jalan sepi pelaku beraksi. Pelaku tidak segan - segan melukai korbannya apabila melawan," lanjutnya. 
 
Pelaku biasanya beraksi bersama 3 orang rekannya yaitu MY (DPO) FD (DPO) dan AN yang terlebih dahulu sudah diamankan petugas.
 
Aksi terakhir tersangka dialami korban Wiwit warga Kelurahan Tanjung Agung Tanjungkarang Timur, sekitar jam 20.00 WIB saat sedang melintas di Jalan Ir. Juanda Teluk Betung Utara dengan kerugian sejumlah uang, satu unit handphone dan tas pada 15 Agustus 2018 lalu.
 
Tersangka Romi mengaku bahwa selalu berpidah pindah tempat dalam melakukan aksinya seperti di wilayah Untung Soropati dan Tanjakan Damri Teluk Betung. 
 
Tersangka yang mempunyai dua orang anak yang masih balita ini mengaku bahwa perbuatannya tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya.
 
"Pertama saya dapat 50 juta, yang kedua 20 juta lalu dibagi- lbagi. Uangnya untuk orang rumah," kata tersangka.
 
Dari tangan tersangka diamankan barang bukti berupa satu tas dan satu unit handphone merk vivo. Ia terpaksa ditembak bagian kaki nya karena melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri saat dilakukan penangkapan .  
 
Atas perbuatannya tersangka dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.(*)
 
Laporan wartawan Saibumi.com Obbie Fernando

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong