Logo Saibumi

Miliki Sejarah Kelam Kini Menjelma Jadi Pulau Permata

Miliki Sejarah Kelam Kini Menjelma Jadi Pulau Permata

Pulau Permata | Obbie Fernando/Saibumi.com

Bandar Lampung - Akhir pekan adalah waktu terbaik untuk berekreasi. bagi anda yang ingin berwisata ke pantai, ada satu pulau baru yang menarik untuk dikunjungi bernama Pulau Permata. 

Pengelola obyek wisata Pulau Permata Suciono mengungkapkan bahwa pulau yang baru Ia beli ini memiliki sejarah tersendiri. Menurutnya, sejarah dari pulau tersebut bisa menjadi daya tarik untuk berwisata pantai dan religi.

"Tadinya ini namanya Pulau Kubur, sekarang saya ganti dengan nama Pulau Permata. Kenapa orang bilang pulau kubur, karena dulu punya sejarah para nelayan yang meninggal karena memakai bom ikan dikuburkan disini," ujar pria ini. 

Walaupun memiliki sejarah yang kelam, sekarang pulau ini sudah disulap menjadi pantai yang menarik untuk dikunjungi. Saat ini pulau tersebut sudah dibangun pondok-pondok untuk bersantai para pengunjung. 

"Kita sudah bangun jalan beton sebagai akses pengunjung untuk berkeliling pulau. Kita juga menyiapkan pondok-pondok untuk para wisatawan bersantai. Ukuran podoknya ada yang besar dan ada yang kecil," lanjutnya.

Saat ini pondok-pondok yang dibangun di pinggir pantai Pulau Permata masih digratiskan karena pulau tersebut masih dalam proses pembangunan. 

"Kalau yang datang sama keluarga, bisa pakai pondok yang besar. Sekarang pondok-pondok itu masih kita gratiskan. Jadi belum ada biaya sewa pondok," kata Suciono.

Pria yang biasa disapa Cak Bobi ini sedang membangun dermaga untuk berfoto di tengah laut. Dermaga ini sangat akan menjadi spot foto untuk prewedding calon pengantin. 

"Sekarang fasilitas yang sudah ada seperti,  dermaga sepanjang 150 meter dan lokasi berfoto untuk pengunjung. Kita terus membangun spot foto lainnya, sehingga bisa juga dipakai untuk foto prewedding," jelasnya.

Adapun hal yang menarik yang akan dibangun di Pulau ini, pengelola akan membuat penangkaran penyu untuk menambah daya tarik pengunjung. Penangkaran penyu akan menjadi ikon Pulau Permata ini. 

"Nanti kita juga akan membangun penangkaran penyu dan penginapan. Jadi akan semakin banyak fasilitas yang bisa dinikmati wisatawan di Pulau Permata," tuturnya.

Untuk berwisata ke lokasi Pulau Permata ini bisa melalui penyeberangan dermaga tempat pelelangan ikan (TPI) Lempasing, Teluk Betung Timur atau via obyek wisata Pantai Queen Arta, Kabupaten Pesawaran.

Setiap orang cukup membayar Rp20 ribu. Itu sudah termasuk biaya antar jemput penyeberangan perahu dan tiket masuk Pulau Permata.

Pengunjung dapat menghubungi pihak pengelola Pulau Permata melalui nomor telepon 0812-429-2420 atau 0822-6938-5451.(*)

Laporan wartawan Saibumi.com Obbie Fernando 

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong