Logo Saibumi

Janji Dana Sertifikasi Guru Dilunasi Desember, Herman HN Minta Jangan Buat Gedein Perut Aja

Janji Dana Sertifikasi Guru Dilunasi Desember, Herman HN Minta Jangan Buat Gedein Perut Aja

Walikota Bandar Lampung Herman HN | Aji Saktiyanto\ saibumi.com

Saibumi.com, Bandar Lampung - Pemerintah Kota Bandar Lampung akan melunasi pembayaran tunjangan sertifikasi guru bulan Desember 2017.

Hal ini terungkap saat Wali Kota Bandar Lampung Herman HN menghadiri peringatan Hari Guru Nasional ke 23 dan HUT PGRI ke 72 di Balai Krakatau, Kamis, 23 November 2017.

"Bayar guru honorer saja gak cukup Kota Bandar Lampung. Ada 8 ribu dan itu dari APBD kota sekitar Rp40 miliar. Jadi jangan nuntut. Kalau ada anggaran dari Pemerintah, Presiden Joko Widodo saya siap tandatangan," ungkap dia dalam sambutannya.

Dia pun berjanji akan melunasi pembayaran sertifikasi guru. "Tunjangan sertifikasi juga saya akan lunasi pada Desember nanti setengahnya lagi. Mungkin cuma Kota Bandar Lampung yang tunjangan sertifikasi guru cair langsung saya cairkan dan panggil dinasnya. Sertifikasi tidak pernah saya tahan-tahan. Sehari dua hari langsung saya bayarkan. Saya menjadi Wali Kota gak pernah tersendat-sendat karena saya cinta pada pendidikan," tuturnya. 

Menurutnya, coba lihat tempat lain dikasih seragam dan batik tidak. "Ada gak tempat lain dikasih pakaian dinas. Pakaian seragam, pakaian batik. Nah, kalau Herman HN jadi gubernur akan dibagi," ujarnya.

Dia juga menjanjikan pembayaran untuk honor dan TKS bulan depan. "Bulan depan yang honor dan TKS. Satu kali bayar. Guru sekarang enak karena guru dapat sertifikasi dari kinerjanya. Saya minta semua guru dapat tapi gak bisa karena harus memenuhi syarat-syarat semua. Saya gak tahu apa (syaratnya, ed). Jangan lupa uang itu digunain buat beli rumah. Jangan untuk gedein perut aja," bebernya.

Pak Wali menjelaskan agar uang sertifikasi dapat dimanfaatkan dengan baik. "Uang sertifikasi gak nyangkut apa-apa. Dibeliin mobil, motor bukan beli itu. Kredit rumah supaya bisa punya rumah. Makanya sering saya sampaikan inikan banyak ibu-ibu. Apa yang ada dikita itu dimanfaatkan. Jangan sok hebat, pas mati gak ada rumah. Jadi bukan kita menghemat bukan. Kita punya alamat yang jelas. Masa dua tahun disini. Kasihan anak-anaknya, kok bapaknya pindah-pindah terus ya. Jadi kepada bapak-bapak dan ibu semua manfaatkan hasil (sertifikasi, ed) semaksimal mungkin," paparnya.

Herman berpesan guru agar lebih profesional lagi. "Bagaimana mengajarnya lebih ditekankan lagi. Pelajaran yang diutamakan akhlak dan etika. Bagaimana sopan dan santun kepada orang tua," tandasnya. (*)

Laporan wartawan Saibumi.com Aji Saktiyanto

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong