Logo Saibumi

Dari 50 Menit, Kini Peringatan Dini Tsunami Bisa Diketahui 5 Menit

Dari 50 Menit, Kini Peringatan Dini Tsunami Bisa Diketahui 5 Menit

Dr Andy Eka Sakya saat mengisi kuliah umum di ITERA Kamis, 14 September 2017. | Aji Saktiyanto/ Saibumi.com.

Saibumi.com, Lampung Selatan - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika telah memangkas sistem peringatan dini tsunami hingga 5 menit 71 detik.

Hal ini terungkap dalam kuliah perdana mahasiswa baru Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Kamis, 14 September 2017.

"Early Warning System (EWS) Tsunami dibuat tahun 2005 dan diresmikan tahun 2008. Ini bagian dari terobosan BMKG dalam peringatan dini," ungkap Dr Andy Eka Sakya saat menanggapi salah satu pertanyaan mahasiswi ITERA.

Masih kata dia, semula peringatan dini diketahui 50 menit. "Berkurang menjadi 8 menit dan saat ini bisa diketahui 5 menit 71 detik untuk peringatan dini tsunami," tuturnya.

Setiap hari, lanjut dia, dilakukan tes. "Kini Indonesia juga menjadi presiden pacific dalam peringatan dini tsunami di Samudera Hindia. Terdapat 24 negara di dalamnya dan Indonesia ditunjuk," imbuhnya.

Andy menambahkan sekarang BMKG juga sedang melakukan pembahasan untuk ready mission dalam menghadapi tsunami. "Dari tanggal 4 hingga 17 terdapat 24 negara dan nanti tanggal 16-17 September 2017 akan disampaikan ke Presiden," tutupnya. (*)

Laporan wartawan Saibumi.com Aji Saktiyanto

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong