Logo Saibumi

Kekuatan Semangat! Penderita Lumpuh Layu Amin Tetap Sekolah

Kekuatan Semangat! Penderita Lumpuh Layu Amin Tetap Sekolah

Amin saat pulang sekolah didorong kursi roda oleh Ibunya Selasa, 2 Mei 2017. | Aji Saktiyanto/ Saibumi.com.

Saibumi.com, Bandar Lampung - 2 Mei menjadi peringatan yang sangat monumental dalam jasanya Ki Hadjar Dewantara di dunia pendidikan.

Gelora semangat dalam memberikan pengajaran terhadap generasi muda juga menjadi virus yang ditularkan pada zamannya dulu. Hari lahirnya pun kini diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional.

BACA JUGA: Hari Buruh, PPRL akan Gelar Aksi di Tugu Adipura

Perjuangannya dalam dunia pendidikan kala itu membuat dirinya menjadi tokoh sekaligus pejuang harkat dan martabat pribumi. Semangat untuk belajar dan mengenyam pendidikan sekolah ini juga yang membuat Amin Sutarmin (12) terus bergelora ditengah keterbatasannya.

Anak ketiga pasangan Jiharudin (66) dan Tati Isnawati (30) inipun tak membuat dirinya putus harapan untuk belajar. Divonis oleh dokter menderita lumpuh layu ketika kelas IV, siswa kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 12 Bandar Lampung ini sempat tak masuk sekolah selama sehari.

Jiharudin meminta Amin biasa dia disapa untuk meninggalkan bangku sekolahnya karena kasihan terhadap sang istri maupun anaknya. "Iya saya sempat memang minta Amin untuk berhenti karena Ibunya kan harus membawanya dengan kursi roda dari rumah ke sekolah. Kasihan istri dan Amin, sudah jauh juga," ungkap dia kepada Saibumi.com dikediamannya Jalan Yos Sudarso Gang Ikan Semadar No 26 Sukaraja, Bandar Lampung.

Menurutnya, sehari tidak sekolah pun membuat Amin jenuh dirumah. "Dia jenuh (tidak sekolah). Tidak mau makan, tidak mau tidur dan jenuh. Saya jadi kasihan besoknya langsung sekolah lagi," ucapnya.

Sang Ibu pun tak menampik kalau harus menempuh 2 km untuk berjalan mendorong Amin ke sekolahnya. "Iya setiap hari pagi ke sekolah dorong (kursi roda). Karena dia (Amin) ini semangat untuk sekolah. Sempat bapaknya bilang berhenti tapi guru disekolah juga bilang sayang karena nanti tidak dapat ijazah," ucap Tati Isnawati.

Dia pun menceritakan mulanya sang anak menjadi lumpuh layu. "Pas bangun pagi dia mengeluhkan kakinya tidak bisa diangkat. Habis itu gak bisa berjalan. Saya terima ini ujian dari Allah dan ikhlas," ujarnya.

Amin mengaku ketika suatu sore sempat terjatuh di dalam rumah. "Jatuh didapur tiba-tiba. Pagi harinya sudah gak bisa digerakin," ucap dia kepada Saibumi.com.

Hari ini, Ia menjalani ujian akhir madrasah tak menemui kesulitan berarti. Mata pelajaran Aqidah akhlak dan Al Quran Hadist dilahapnya hingga waktu selesai. "Iya (dua mata pelajaran). Ada satu nomor di Al Quran Hadist yang susah. Nomor 20 arti ad diyat," tutur bocah yang bercita-cita menjadi pelukis ini.

Amin juga sudah pernah dibawa kerumah sakit untuk menjalani pengobatan. "Pernah waktu itu ada dermawan yang meminta agar Amin dibawa ke rumah sakit. Saya bawa ke puskesmas dan dirujuk ke rumah sakit daerah tapi dokter bilang harus semua dokter yang terlibat dan tidak bisa sembuh total karena lumpuh layu. Terus biayanya juga," cerita Jiharudin kepada Saibumi.com.

Ia pun pasrah dengan kondisi sang anak. "Laginya saya ya istilahnya pasrah aja sama yang kuasa. Nasib saya nasib anak," ucap pria yang sehari-hari bekerja sebagai petugas sokli ini.

Menurutnya, sang anak kerap menerima santunan dari para dermawan. "Kursi roda disini kan ada dua. Satu dari Pak Wali Kota Herman HN pas periode pertama dan yang baru ini dipakai Amin dari orang dermawan sini. Itu juga tempat tidur ada dari orang untuk Amin," bebernya.

Jiharudin mengaku Amin menginginkan untuk melanjutkan sekolah ke jenjang berikutnya. "Walaupun misalnya diojekin gak bisa naik motor. Kalau misalkan dia bisa diojekin terus aja saya geh mau. Tapi kan gak bisa. SMPN 11 Bandar Lampung dan SMPN 12 Bandar Lampung kalau disini tapi jauh. Udah gitu nanjak," tandasnya. (bersambung)

Laporan wartawan Saibumi.com Aji Saktiyanto

BACA JUGA: Polisi Siapkan 500 Personel Stand By Amankan Paskah di Bandar Lampung

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong