Logo Saibumi

Lagi! Satgas BBM Hiswanamigas Lampung Tangkap Tangki Muatan Premium Diduga Dioplos

Lagi! Satgas BBM Hiswanamigas Lampung Tangkap Tangki Muatan Premium Diduga Dioplos

Pihak SPBU dengan Satgas BBM Hiswanamigas Lampung saat melakukan pengecekan pada Minggu siang, 8 Januari 2016.| Istimewa

Saibumi.com, Bandar Lampung - Satuan tugas (Satgas) Bahan Bakar Minyak (BBM) Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas Bumi (Hiswanamigas) Lampung kembali menemukan muatan isi premium yang diduga dioplos akan masuk dua SPBU di Lampung Timur.

Mobil tangki nopol BE 9174 CH bermuatan 16 kiloliter premium ini akan mendistribusikan BBM ke SPBU 24.341.07 dan 24.341.128. Sekitar pukul 13.00 WIB tiba di SPBU 24.341.07, dilakukan pengujian standar mutu sesuai SOP namun tidak sesuai dengan densitasnya.

Hal ini digagalkan langsung oleh Satgas BBM Hiswanamigas Lampung yang melaporkan ke polsek terdekat. Truk tangki dengan nomor lambung 031 ini akan mengantarkan 8 ribu liter ke SPBU 24.341.07 dan 8 ribu liter ke SPBU 24.341.128.

Kepala Bidang SPBU Hiswanamigas Lampung Donny Irawan membenarkan adanya kejadian mobil tangki yang membawa BBM jenis premium namun tidak memenuhi standar densitasnya. "Sebelumnya pihak SPBU telah melaporkan ke Satgas BBM Hiswanamigas Lampung. Saat sopirnya akan diinterogasi yang bersangkutan melarikan diri," ungkap dia kepada Saibumi.com Minggu, 8 Januari 2016.

Donny menerangkan akhirnya kejadian ini dilaporkan ke polsek terdekat. "Pihak Patraniaga dan PT Absolut sudah hadir dilokasi untuk melakukan cek mutu ternyata betul BBM sudah tidak standar Dirjen Migas. Kami mengindikasikan premium dioplos oleh oknum yang tidak bertanggungjawab," bebernya.

Hiswanamigas Lampung, lanjut dia, berencana melaporkan kasus tersebut ke Polda Lampung. "Karena oknum-oknum pengoplos ini sudah berkali-kali ditangkap masih tidak kapok-kapok. Untuk kali ini kami berharap Polda Lampung mengusut tuntas jaringan mafia pengoplos BBM di Lampung," tuturnya.

Menurutnya, terdapat informasi minyak mentah didatangkan dari Sumatera Selatan dan Jambi. "Mereka lewat darat menggunakan truk-truk yang didalamnya ada tangki besar. BBM tersebut tidak layak pakai. Ini mengakibatkan kendaraan mudah rusak," tutupnya. 

Diberitakan sebelumnya, pada 29 Desember 2016 SPBU Fajarbulan menolak isi muatan solar 16 kiloliter dari mobil tangki 042 dikarenakan warna dan densitas tidak memenuhi standar dari aturan. Mobil tangki diduga telah dicampur oleh oplosan minyak mentah namun kini pihak Pertamina sedang melakukan uji lab terhadap sampel tersebut.(*)

Laporan wartawan Saibumi.com Aji Saktiyanto

BACA JUGA: BPBD Lampung Timur Salurkan Bantuan Korban Puting Beliung, Dinsos Masih Mendata

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong