Logo Saibumi

Hasilkan Tiga Kesimpulan, Bupati Lampung Timur : Pemkab Urus Perdata, Polres Urus Pidana

Hasilkan Tiga Kesimpulan, Bupati Lampung Timur : Pemkab Urus Perdata, Polres Urus Pidana

Bupati Lampung Timur Chusnunia menjelaskan hasil rapat tertutup kepada para nasabah di halama bekas Kantor Perpustakaan dan Arsip, Kamis 5 Januari 2017. | Nurman Agung/Saibumi.com

Saibumi.com, Sukadana - Rapat tertutup yang dilaksanakan Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim dengan para nasabah BMT Amanah Sentosa Abadi (ASA) Pasirsakti di bekas Kantor Perpustakaan dan Arsip menghasilkan tiga kesimpulan.
 
Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim menyebutkan, kesimpulan pertama untuk proses pidana di kepolisan dengan harapan dapat diselesaikan. Lalu, kesimpulan kedua pemerintah daerah semaksimal mungkin menyelesaikan kasus perdatanya dengan melakukan langkah terhadap persoalan itu agar bisa terurai. Kemudian kesimpulan ketiga satuan kerja perangkat daerah akan diawasi seluruh BMT di Lampung Timur, baik izin pendirian, keuangan dan sebagainya.
 
"Jangan sampai ada kejadian serupa. Saya perintahkan SKPD terkait untuk melakukan pengawasan seluruh BMT," kata dia kepada wartawan.
 
Sementara itu, Kapolres Lampung Timur AKBP Harseno mengatakan, telah menahan penanggungjawab BMT ASA selama 60 hari yang lalu. Namun karena berkas P19 serta ada alasan teknis sehingga belum terpenuhi proses penyidikannya. "Karena itu tersangka dibebaskan demi hukum karena waktunya habis," ujarnya.
 
Dia menjelaskan, optimalisasinya Polres kerjasama dengan kejaksaan untuk memenuhi berkas P19. Dengan cara menyamakan persepsi sebagai pembuktian kasus ini.
 
Selain itu, kata dia, pihaknya telah menerima laporan nasabah lain. Dengan begitu ada celah lainnya untuk mengungkap kasus ini. "Itu resiko ketika masa tahanan sudah habis, tetapi kami sudah mengambil langkah antisipasinya," ucapnya.
 
Ditemui terpisah, Antonius selaku penanggungjawab para nasabah mengatakan, ada 500 nasabah dengan kerugian Rp6 miliar di enam kantor BMT ASA. Antara lain kantor pusat BMT ASA Pasirsakti, serta lima cabang yakni Pekalongan, Sidorejo Sekampungudik, Adirejo, Waymili, dan Brajaselebah. "Ini koperasi, bukan LKM atau OJK. Makanya kami minta bupati segera mengambil tindakan sebab nasabah ini kebanyakan warga prasejahtera," jelasnya. (*)
 
Laporan wartawan Saibumi.com Nurman Agung

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong