Logo Saibumi

Waspada, Cuaca Ekstrim di Tanggamus Hingga Desember

Waspada, Cuaca Ekstrim di Tanggamus Hingga Desember

Kantor BPBD Kabupaten Tanggamus Lampung / Dok. Saibumi.com

Saibumi.com, Tanggamus – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanggamus, mengimbau masyarakat di pemukiman sekitar bantaran sungai, untuk tetap waspada bencana banjir bandang akibat curah hujan tinggi

Sekretaris BPBD Asriyanto mendampingi Kepala BPBD Tanggamus Ovi Ariansyah, mengatakan tingginya curah hujan saat ini, tidak hanya berpeluang menjadi bencana banjir bandang, tapi juga tebing longsor dibeberapa titik rawan di wilayah Kabupaten Tanggamus.

BACA JUGA: Kesehatan Prioritas Utama Pembangunan Tanggamus setelah Infrastruktur

“Prediksi cuaca ektrim di Tanggamus, diperkirakan masih akan berlangsung hingga bulan Desember mendatang. Ini berdasarkan pengamatan dari badan meteorologi klimatologi dan geofisika. Jadi masyarakat harus tetap waspada, utamanya untuk warga yang bermukim di sekitaran bantaran sungai, dan wilayah perbukitan,” katanya, Rabu 23 November 2016, sore.

Asriyanto juga menerangkan, titik  wilayah rawan banjir dan longsor di Kabupaten Tanggamus: di Kecamatan Semaka dan Wonosobo yang dilintasi oleh sungai Way Semaka. Kemudian Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Kotaagung Barat, Kotaagung, Kotaagung Timur, Gunung Alip, Talangpadang, Ulu Belu, Cukuh Balak, Limau, Kelumbayan dan Kelumbayan Barat.

“Sedangkan  titik rawan bencana longsor, terjadi di Kelumbayan Barat, yang beberapa waktu lalu terjadi dan di jalan lintas barat Kecamatan Semaka. Kemudian Kecamatan Cukuh Balak, jalan lintas barat Kecamatan Kotaagung Timur serta beberapa wilayah lainnya,” terangnya.

Guna penanggulangan paska terjadi bencana, BPBD telah menyiapkan personilnya yang tergabung dalam tim reaksi cepat bencana. Tim ini akan selalu siap siaga, dan akan terjun langsung saat kejadian bencana bersama tim terpadu Pemkab Tanggamus, TNI, Polri dan masyarakat, guna meminimalisir korban jiwa dan harta benda.

“BPBD juga membuka saluran khusus gawat darurat 24 jam  di nomor 081369729789 yang siap untuk menerima laporan masyarakat jika terjadi bencana banjir, longsor ataupun bencana lainnya,” imbuhnya.

Asriyanto juga mengharapkan masyarakat yang bermukim di sekitaran bantaran sungai, selalu peduli dengan lingkungannya, seperti membersihkan kayu ataupun sampah-sampah lainnya yang dapat menghambat laju air sungai. dan  membiasakan diri untuk tidak membuang sampah ke dalam sungai.

“Ini akan berdampak pendangkalan sungai, budaya gotong royong harus terus digalakkan oleh aparat Kecamatan, Kelurahan maupun Pekon, agar lingkungan menjadi bersih, parit-parit tidak tersumbat, sehingga air tidak menggenangi area pemukiman dan jalan raya dan dengan harapan tidak terjadi bencana. Namun, kita selalu berwaspada,” kata dia. (*)

Laporan Wartawan Saibumi.com/Budi Widayat Marsudi.

BACA JUGA: Drainase di Jalan Pekon Kotaagung Tanggamus Mampet, Air Meluap ke Badan Jalan

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong